<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859</id><updated>2011-11-14T17:10:31.842+07:00</updated><title type='text'>Ayo Donk</title><subtitle type='html'>Blog ini berisi cerita dan artikel motivasi. Artikel dari blog ini merupakan hak cipta dari pengarang yang bersangkutan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>47</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-114853638435554709</id><published>2006-05-25T12:52:00.000+07:00</published><updated>2006-05-25T12:53:04.713+07:00</updated><title type='text'>Pelajaran Satu Juta Dolar</title><content type='html'>Pelajaran Satu Juta Dolar&lt;br /&gt;Petey Parker&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sopir taxi  telah mengajarkan pada saya bagaimana memenuhi harapan dan kepuasan pelanggan.  Sebuah pelajaran berharga satu juta Dollar. Mungkin anda harus mengeluarkan  ribuan Dollar untuk membayar seorang pembicara profesional dalam sebuah seminar  atau pelatihan motivasi bagi karyawan perusahaan. Tapi kali ini saya hanya cukup  mengeluarkan ongkos taxi seharga 12 Dollar saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya  begini: Suatu hari saya terbang ke Dallas untuk menemui seorang klien. Waktu itu  sangat sempit, karena saya harus segera kembali ke airport.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya  menyetop sebuah taxi. Begitu tiba, dengan segera sopir taxi membuka pintu mobil  untuk saya, dan memastikan bahwa saya telah duduk dengan nyaman di  dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu ia duduk di belakang kemudi, ia menunjuk sebuah  koran Wall Street Journal yang terlipat rapi di samping saya untuk dibaca. Lalu  ia menawarkan beberapa kaset, dan menanyakan jenis musik apa yang saya sukai.  "Wow," saya cukup terperanjat dengan pelayanan yang diberikannya. Saya menoleh  ke sekeliling. Jangan-jangan ada program "Candid Camera" yang ingin menjebak dan  mengolok-olok saya. Dengan penuh penasaran saya memberanikan bertanya pada sopir  taxi itu, "Wah, kelihatannya anda sangat senang sekali dengan pekerjaan anda  ini. Tentu anda punya cerita yang panjang mengenai pekerjaan anda  ini"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anda salah," jawabnya, "Dulu saya bekerja di Corporate  America. Tetapi saya merasa lelah karena berapa pun kerasnya usaha untuk menjadi  yang terbaik dalam perusahaan itu, ternyata tidak pernah memuaskan hati saya.  Kemudian saya memutuskan untuk menemukan sebuah ceruk dalam kehidupan saya  dimana saya bisa merasa bangga dan puas karena mampu menjadi diri saya yang  terbaik."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tahu," lanjutnya, "Saya takkan pernah bisa  menjadi seorang ilmuwan roket, tetapi saya suka sekali mengendarai mobil dan  memberikan pelayanan pada orang lain. Saya ingin merasa bahwa saya telah  melakukan pekerjaan yang terbaik setiap harinya. Lalu, saya merenungi apa yang  jadi kelebihan diri saya, dan wham.. saya menjadi seorang sopir  taxi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Satu hal yang saya yakini, supaya saya meraih  keberhasilan dalam usaha saya ini, saya hanya perlu memenuhi kebutuhan penumpang  saya. Tetapi agar bisnis saya ini menjadi luar biasa, saya harus melebihi  harapan penumpang saya. Tentu saja saya ingin meraih hasil yang luar biasa,  ketimbang yang biasa-biasa saja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waw, sebuah pelajaran nyata  yang luar biasa. Menurut anda, apakah saya memberinya tip besar atas pelayanan  yang diberikannya? Anda salah! Dia adalah kerugian bagi Corporate America,  tetapi teman perjalanan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disadur dari: Petey Parker, A  Million Dollar Lesson&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-114853638435554709?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/114853638435554709/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=114853638435554709' title='26 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114853638435554709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114853638435554709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2006/05/pelajaran-satu-juta-dolar.html' title='Pelajaran Satu Juta Dolar'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>26</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-114519097683404407</id><published>2006-04-16T19:34:00.000+07:00</published><updated>2006-04-16T19:36:17.263+07:00</updated><title type='text'>Ayo, Terus Bergerak!</title><content type='html'>Air, jika dibiarkan terus menggenang, tanpa aliran, lama-lama akan  menjadi&lt;br /&gt;sarang penyakit. Demikian juga udara, jika dibiarkan berhenti,  tak&lt;br /&gt;berhembus, akan menimbulkan kepengapan dan akhirnya merusak  pernapasan.&lt;br /&gt;Semua harus bergerak. Tidak boleh ada yang diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah  kenyataan bahwa segala ciptaan Allah selalu bergerak. Bumi, matahari,&lt;br /&gt;bulan,  bintang, dan semua tata surya berotasi tiada henti. Sekali terhenti&lt;br /&gt;akan  terjadi kerusakan dan bencana yang luar biasa. Bahkan makhluk-makhluk&lt;br /&gt;mikro  seperti bakteri dan virus pun bergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum Tuhan yang terjadi pada  alam raya itu sesungguhnya terjadi juga pada&lt;br /&gt;diri manusia. Secara fisik, jika  manusia berhenti, diam, dan tidak melakukan&lt;br /&gt;aktifitas, maka dalam kurun waktu  tertentu kesehatannya pasti terganggu.&lt;br /&gt;Selain mudah lelah, berbagai penyakit  akan mulai berdatangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula halnya dengan pikiran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang membiarkan otaknya berhenti berpikir, maka dalam jangka  waktu&lt;br /&gt;tertentu pikirannya akan terganggu. Sulit berpikir logis dan  sistematis.&lt;br /&gt;Berpikirnya meloncat-loncat, sulit mengingat, dan mudah lupa.  Menurut&lt;br /&gt;penelitian ilmiah, orang yang kurang terbiasa menggunakan pikirannya,  pada&lt;br /&gt;usia tuanya akan menjadi pikun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika rumus pergerakan itu terjadi  pada alam dan individu manusia, maka hal&lt;br /&gt;yang sama juga pasti berlaku pada  sebuah masyarakat dan organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sekali-kali berhenti, diam, atau  stagnan. Karena diam itu berarti&lt;br /&gt;mati. Diam itu bisa membawa penyakit. Diam  itu tidak sehat. Jangan takut&lt;br /&gt;perubahan, perbaikan, dan pembaruan. Sebab  semua ciptaan-Nya ditakdirkan&lt;br /&gt;selalu bergerak dalam sebuah rotasi yang telah  ditentukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-114519097683404407?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/114519097683404407/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=114519097683404407' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114519097683404407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114519097683404407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2006/04/ayo-terus-bergerak.html' title='Ayo, Terus Bergerak!'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-114500953881904760</id><published>2006-04-14T17:10:00.000+07:00</published><updated>2006-04-14T17:12:28.540+07:00</updated><title type='text'>Segala Sesuatu Yang Berputar Selalu Berputar</title><content type='html'>Bryan hampir saja tidak melihat wanita tua yang berdiri dipinggir jalan itu,  tetapi dalam cahaya berkabut ia dapat melihat bahwa wanita tua itu  membutuhkan  pertolongan. Lalu ia menghentikan mobil Pontiacnya di depan mobil Mecedes wanita  tua itu, lalu ia keluar dan menghampirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Walaupun dengan wajah  tersenyum wanita itu tetap merasa khawatir, karena setelah menunggu beberapa jam  tidak ada seorang pun yang menolongnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Apakah lelaki itu bermaksud  menyakitinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Lelaki tersebut penampilanya tidak terlalu baik, ia  kelihatan begitu memprihatinkan. Wanita itu dapat merasakan kalau dirinya begitu  ketakutan, berdiri sendirian dalam cuaca yang begitu dingin, sepertinya lelaki  tersebut tau apa yang ia pikirkan. Lelaki itu berkata " saya kemari untuk  membantu  anda bu, kenapa anda tidak menunggu didalam mobil bukankah disana  lebih hangat? oh ya nama saya Bryan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Bryan masuk kedalam kolong mobil  wanita itu untuk memperbaiki yang rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Akhirnya ia selesai, tetapi  dia kelihatan begitu kotor dan lelah, wanita itu membuka kaca jendela mobilnya  dan berbicara kepadanya, ia berkata bahwa ia dari st louis dan kebetulan lewat  jalan ini. Dia merasa tidak cukup kalau hanya mengucapkan terima kasih atas  bantuan yang telah diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Wanita itu berkata berapa yang harus ia  bayar, berapapun jumlahnya yang ia minta tidak menjadi masalah, karena ia  membayangkan apa yang akan terjadi jika lelaki tersebut tidak menolongnya. Bryan  hanya tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Bryan tidak mengatakan berapa jumlah yang harus  dibayar, karena baginya menolong orang bukanlah suatu pekerjaan. Ia yakin  apabila menolong seseorang yang membutuhkan pertolongan tanpa suatu imbalan  suatu hari nanti Tuhan pasti akan membalas amal perbuatanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Ia berkata  kepada wanita itu " Bila ia benar-benar ingin membalas jasanya, maka apabila  suatu saat nanti apabila ia melihat seseorang yang membutuhkan pertolongan maka  tolonglah orang tersebut "...dan ingatlah pada saya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Bryan menunggu  sampai wanita itu menstater mobilnya dan menghilang dari pandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Setelah berjalan beberapa mil wanita itu melihat kafe kecil, lalu ia mampir  kesana untuk makan dan beristirahat sebentar. Pelayan datang dan memberikan  handuk bersih untuk mengeringkan rambutnya yang basah. Wanita itu memperhatikan  sang pelayan yang sedang hamil, dan masih begitu muda. Lalu ia teringat kepada  Bryan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Setelah wanita itu selesai makan dan, sang pelayan sedang  mengambil  kembalian untuknya, wanita itu pergi keluar secara  diam-diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Setelah kepergiannya sang pelayan kembali, pelayan itu  bingung kemana wanita itu pergi, lalu ia menemukan secarik kertas diatas meja  dan uang $1000. Ia begitu terharu setelah membaca apa yang ditulis oleh wanita  itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  "Kamu tidak berhutang apapun pada saya karena seseorang telah  menolong  saya, oleh karena itulah saya menolong kamu, maka inilah yang harus  kamu lakukan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  "Jangan pernah berhenti untuk memberikan cinta dan kasih  sayang".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Malam ketika ia pulang dan pergi tidur, ia berfikir mengenai  uang dan  apa yang di tulis oleh wanita itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Bagaimana wanita itu bisa  tahu kalau ia dan suaminya sangat membutuhkan uang untuk menanti kelahiran  bayinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Ia tau bagaimana suaminya sangat risau mengenai hal ini, lalu  ia memeluk suaminya yang terbaring disebelahnya dan memberikan ciuman yang  lembut sambil berbisik :"semuanya akan baik-baik saja, I Love You  Bryan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  "Segala sesuatu yang berputar akan selalu berputar", therefore,  don't  ever to stop to do good things in your life..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-114500953881904760?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/114500953881904760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=114500953881904760' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114500953881904760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114500953881904760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2006/04/segala-sesuatu-yang-berputar-selalu.html' title='Segala Sesuatu Yang Berputar Selalu Berputar'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-114438349361791488</id><published>2006-04-07T11:09:00.000+07:00</published><updated>2006-04-07T11:24:43.510+07:00</updated><title type='text'>'Telur Emas' dari Diri dan Keluarga</title><content type='html'>Sebuah dongeng rakyat yang sampai sekarang masih cukup terkenal, dan sampai sekarang tetap saya ingat karena telah memberikan inspirasi yang mendalam bagi saya. Dikisahkan seorang peternak angsa, memiliki begitu banyak angsadi peternakannya. Sang peternak adalah seorang yang rajin memelihara angsa-angsanya, hanya saja karena pengelolaan peternakannya yang sederhana dan tidak pernah diupayakan untuk ditingkatkan, maka hasil telur dari angsa-angsa ini selalu begitu-begitu saja tidak pernah memberikan peningkatan penghasilan bagi sang peternak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu pagi, seperti biasa sang peternak bangun dari tidurnya dan bergegas menuju kandang-kandang angsanya untuk segera mengumpulkan telur-telur yang dihasilkan si angsa hari itu. Betapa terkejutnya sang peternak ketika mendapati sebuah telur berwarna kuning keemasan dari seekor angsa tua di kandang paling ujung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siapa yang pagi-pagi telah berusaha mempedayai saya.", gumamnya dalam hati sambil memungut telur keemasan tadi. "Mungkinkah ini sebuah telur dari emas", pikirnya kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama dia berpikir me-logika terhadap apa yang terjadi dengannya pagi itu, sambil terus memandangi telur keemasan digenggamannya. Merasakan beratnya, mengetuk-ngetukkannya pada batu, menggores-goreskannya, sampai pada suatu keyakinan dalam hati pak peternak bahwa dia harus bergegas memastikan benda apa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergegas dia menuju ke tempat ahli logam tak jauh dari rumahnya, yang kemudian dia meminta sang ahli logam untuk menganalisa benda apakah yang dia temukan pagi itu. Sang ahli logam mengambil lup-nya, yang kemudian mencermati telur keemasan yang diterimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian dia memandangi si peternak, sambil menyerahkan telur tersebut dan berkata, "Ini adalah emas murni 24 karat berbentuk bulat telur dengan berat hampir satu kilogram..!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setengah tak percaya si peternak kemudian meminta sang ahli logam untuk menukar telur emas tersebut dengan uang sesuai dengan taksiran harganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segepok uang yang diterimanya kemudian segera dibelanjakan segala barang yang dia impikan selama ini untuk dimiliki dari pakaian-pakaian yang bagus dan mahal, perabot-perabot mahal, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok harinya, karena masih banyak sisa uang untuk hidupnya hari itu, dengan langkah malas dia menuju ke kandang angsanya untuk memunguti telur-telur hasil pada hari itu. Dia sama sekali tidak menyangka bahwa kejadian telur emas kemarin hari akan berulang lagi pada hari itu. Dan benar dia kembali menemukan telur emas pada angsa yang sama. Bergegas dia berlari menuju kota untuk kembali menjual telur tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok paginya setelah bangun pagi, dengan berharap-harap cemas dia kembali menuju angsa tua petelur emas. Dan benar! Kembali sang angsa mempersembahkan satu telur emas kepada sang peternak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sama terjadi esok paginya, esok paginya, dan seterusnya, sehingga membuat si peternak menjadi rajin bangun pagi-pagi sekali untuk sekedar segera mendapat telur emas dari angsa tua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu singkat, kehidupan si peternak pun berubah. Si angsa tua juga sudah diberi tempat khusus di sebelah kamar tidur si peternak agar telur emas hasil si angsa tua tiap pagi tidak dicuri orang dan dengan mudah dapat segera diambil oleh sang peternak untuk dijual. Rumahnya kini telah berubah menjadi begitu mewah. Lama kelamaan timbulah sifat tamak dari si peternak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa saya harus menunggu satu butir telur emas setiap harinya dari si angsa tua", pikirnya.., ..betapa bodohnya saya.". "Isi perut angsa tua itu pastilah penuh dengan emas,.kenapa tidak sekarang saja saya ambil semuanya, sehingga saya tidak perlu susah-susah menunggu tiap pagi, serta dalam sekali waktu saya sudah bisa dapatkan semua.", begitulah pikir sang peternak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambilnya parang besar miliknya, dan dalam sekejap dibelahlah dada si angsa tua. Tapi apa yang terjadi? Tak ada secuil pun telur emas di dalam perut si angsa tua. Dan yang lebih buruk, si angsa tua saat itu juga mati digenggaman sang peternak. Telur emas tiap pagi pun tinggal kenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini terkenal dengan sebutan Aesop's fable dengan judul `The goose and the golden eggs'. Mengapa cerita ini begitu menarik bagi saya? Seseorang yang telah menginjak dewasa dan mulai harus menghidupi dirinya tentunya mulai sadar bahwa dia harus memiliki `sesuatu' yang bisa dijadikan semacam modal agar dia bisa selalu terus menerus menghasilkan *sesuatu* yang&lt;br /&gt;bisa menghidupi dirinya. Apalagi kalau orang tersebut sudah memutuskan untuk&lt;br /&gt;membangun sebuah rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;`Sesuatu' (dengan tanda kutip) yang saya maksud bisa berupa keahlian, kepandaian, pengetahuan, ketrampilan, ketekunan,keberanian, dsb. Sedang sesuatu (dengan huruf tebal) di atas adalah bisa berupa uang, penghargaan, pengakuan, kesempatan, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu (dengan huruf tebal) tadi adalah sebuah `telur emas' bagi kita. Ketika kita mulai menekuni sebuah profesi, ketika kita mulai merintis sebuah usaha, ketika kita mulai meniti karir, hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun, sedikit demi sedikit akan muncul `telur emas-telur emas'bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dimanakah letak angsanya? Tak lain adalah `Sesuatu' (dengan tanda kutip) yang saya sebutkan di atas. `Sesuatu' yang semua itu bermuara kepada diri kita, baik badan kita secara fisik, pemikiran kita, serta jiwa, emosi dan rohani kita. Dan bila dikembangkan, keluarga adalah juga merupakan bagian dari `angsa' kita, baik itu manusianya, suasananya, semangatnya,&lt;br /&gt;kebersamaannya, rasa cita kasihnya, keteduhannya dan semua hal yang bisa memastikan bahwa kita bisa akan selalu menghasilkan `telur emas', hari demi hari, sedikit demi sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah fabel yang saya ceritakan diatas sepertinya bisa terlihat sebagai kisah yang terlalu ekstrim. Tapi bila kita mau berkaca pada kehidupan di sekitar kita, kita mungkin akan sadar bahwa perumpamaan sang peternak membelah dada angsa untuk segera memperoleh semua telur emas sekaligus dalam sekejap ternyata banyak terjadi di sekitar kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lihat di sekitar kita bagaimana sesorang yang ingin mengejar karir sampai ke puncak dengan segera, justru mengabaikan kesehatan dirinya sendiri, pola makannya, jam istirahatnya. Tak lain dia pelan-pelan membelah dada angsanya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak diantara kita, dalam menjalankan profesinya, atau dalam melakukan usahanya, ingin mendapatkan keuntungan yang berlipat dalam sekejap. Sehingga sampai lupa waktu mengabaikan saat-saat istri dan anak-anaknya membutuhkan sebuah kebersamaan dengannya. Tanpa dia sadari, dalam mencoba dia mendapatkan telur emas, justru dia berusaha&lt;br /&gt;`membunuh' si angsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa jadi kita sebagai manusia yang memiliki keahlian, ketrampilan, pengetahuan, semangat, keberanian adalah manusia-manusia yang akan selalu menghasilkan telur emas-telur emas setiap harinya. Dan hari demi hari kita selalu bangga akan telur emas yang kita hasilkan. Tapi yakinkah kita akan selalu ada telur emas ketika kita justru mulai tidak begitu&lt;br /&gt;menghiraukan angsa-angsa kita. Ketika kita lupa untuk memperhatikan kesehatan fisik diri kita, ketika kita mulai mengabaikan kesehatan rohani kita, ketika kita melalaikan sumber daya manusia di keluarga kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang saya selalu coba untuk mengingatkan diri saya, bahwa untuk menjamin selalu adanya telur emas, begitu penting usaha untuk memberdayakan diri dan keluarga kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: 'Telur Emas' dari Diri dan Keluarga oleh Pitoyo Amrih&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-114438349361791488?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/114438349361791488/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=114438349361791488' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114438349361791488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114438349361791488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2006/04/telur-emas-dari-diri-dan-keluarga.html' title='&apos;Telur Emas&apos; dari Diri dan Keluarga'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-114407617192841205</id><published>2006-04-03T21:55:00.000+07:00</published><updated>2006-04-03T21:56:12.686+07:00</updated><title type='text'>Kisah Beruang</title><content type='html'>Seekor beruang yang bertubuh besar sedang menunggu  seharian dgn sabar ditepi&lt;br /&gt;sungai deras, waktu itu memang tidak sedang musim  ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak pagi ia berdiri disana mencoba meraih ikan yang  meloncat keluar air.&lt;br /&gt;Namun,tak satu juga ikan yg berhasil ia tangkap. Setelah  berkali-kali&lt;br /&gt;mencoba, akhirnya..hup .. ia dpt menangkap seekor ikan  kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan yang tertangkap menjerit-jerit ketakutan, si ikan  kecil itu meratap&lt;br /&gt;pada sang beruang, "Wahai beruang, tolong lepaskan aku."  "Mengapa ? " tanya&lt;br /&gt;beruang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidakkah kau lihat, aku ini  terlalu kecil, bahkan bisa lolos lewat&lt;br /&gt;celah-celah gigimu," rintih sang ikan.  "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kenapa?" tanya beruang lagi. "Begini saja,tolong  kembalikan aku ke&lt;br /&gt;sungai, setelah beberapa bulan aku akan tumbuh menjadi ikan  yang besar, di&lt;br /&gt;saat itu kau bisa menangkapku dan memakanku utk memenuhi  seleramu."&lt;br /&gt;kata ikan. "Wahai ikan, kau tahu kenapa aku bisa  tumbuh begitu besar?" tanya&lt;br /&gt;beruang "Mengapa," ikan balas bertanya sambil  menggeleng-gelengkan&lt;br /&gt;kepalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena aku tidak pernah  menyerah walau sekecil apapun keberuntungan yang&lt;br /&gt;telah tergenggam di tangan  !" jawab beruang sambil tersenyum mantap. "Ops !"&lt;br /&gt;teriak sang  ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup, kita diberi banyak pilihan dan kesempatan.  Namun jika kitatidak&lt;br /&gt;mau membuka hati dan mata kita untuk melihat dan  menerima kesempatan yang&lt;br /&gt;Tuhan berikan maka kesempatan itu akan hilang begitu  saja. Dan hal ini hanya&lt;br /&gt;akan menciptakan penyesalan yang tiada guna di  kemudian hari, saat kita&lt;br /&gt;harus berucap :"Ohhhh... andaikan aku tidak  menyia-nyiakan kesempatan itu&lt;br /&gt;dulu ..!!!?. Maka bijaksanalah pada hidup,  hargai setiap detil kesempatan&lt;br /&gt;dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat sulit,  selalu ada kesempatan untuk memperbaiki keadaan;....&lt;br /&gt;Disaat  sedih, selalu ada kesempatan untuk meraih kembali kebahagiaan;  ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat jatuh selalu ada kesempatan untuk bangkit kembali;  ....&lt;br /&gt;Dan dalam kondisi terburukpun selalu ada kesempatan untuk  meraih kembali&lt;br /&gt;yang terbaik untuk hidup kita....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita  setia pada perkara yang kecil maka kita akan mendapat perkara yang&lt;br /&gt;besar.  Bila kita menghargai kesempatan yang kecil, maka ia akan menjadi&lt;br /&gt;kesempatan  yang besar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-114407617192841205?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/114407617192841205/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=114407617192841205' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114407617192841205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114407617192841205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2006/04/kisah-beruang.html' title='Kisah Beruang'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-114354126303799921</id><published>2006-03-28T17:12:00.000+07:00</published><updated>2006-03-28T17:21:03.400+07:00</updated><title type='text'>Mana Ciuman Untukku</title><content type='html'>Dulu ada seorang gadis kecil bernama Cindy. Ayah Cindy bekerja enam  hari dalam seminggu, dan sering kali sudah lelah saat pulang dari kantor. Ibu Cindy bekerja sama kerasnya mengurus keluarga mereka memasak, mencuci dan mengerjakan banyak tugas rumah tangga lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka keluarga baik-baik dan hidup mereka nyaman. Hanya ada satu kekurangan, tapi Cindy tidak menyadarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, ketika berusia sembilan tahun, ia menginap dirumah temannya, Debbie, untuk pertama kalinya. Ketika waktu tidur tiba, ibu Debbie mengantar dua anak itu ketempat tidur dam memberikan ciuman selamat malam pada mereka berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu sayang padamu," kata ibu Debbie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku juga sayang Ibu," gumam Debbie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cindy sangat heran, hingga tak bisa tidur. Tak pernah ada yang memberikan ciuman apappun padanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga tak ada yang pernah mengatakan  menyayanginya. Sepanjang malam ia berbaring sambil berpikir, Mestinya memang seperti itu ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ia pulang, orangtuanya tampak senang melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau senang di rumah Debbie?" tanya ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Rumah ini sepi sekali tanpa kau," kata ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cindy tidak menjawab. Ia lari ke kamarnya. Ia benci pada orangtunya.&lt;br /&gt;Kenapa mereka tak pernah menciumnya? &lt;br /&gt;Kenapa mereka tak pernah memeluknya atau mengatakan menyayanginya ?&lt;br /&gt;Apa mereka tidak menyayanginya?.&lt;br /&gt;Ingin rasanya ia lari dari rumah, dan tinggal bersama ibu Debbie. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada kekeliruan, dan orangtuanya ini bukanlah orang tua kandungnya.&lt;br /&gt;Mungkin ibunya yang asli adalah ibu Debbie.&lt;br /&gt;Malam itu, sebelum tidur, ia mendatangi orangtunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selamat malam,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya,yang sedang membaca koran, menoleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selamat malam," sahut ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Cindy meletakkan jahitannya dan tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selamat malam, Cindy."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang bergerak. Cindy tidak tahan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa aku tidak pernah diberi ciuman?" tanyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunya tampak bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yah," katanya terbata-bata, "sebab... Ibu rasanya karena tidak ada yang pernah mencium Ibu waktu waktu Ibu masih kecil. Itu saja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cindy menangis sampai tertidur. Selama berhari-hari ia merasa marah. Akhirnya ia memutuskan untuk kabur. ia akan pergi kerumah Debbie dan tinggal bersama mereka. Ia tidak akan pernah kembali kepada orangtuanya yang tidak pernah menyayanginya. Ia mengemasi ranselnya dan pergi diam-diam. Tapi begitu tiba di rumah Debbie, ia tidak berani masuk. Ia merasa takkan ada yang mempercayainya. Ia takkan diizinkan tinggal bersama orangtua Debbie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ia membatalkan rencananya dan pergi. Segalanya terasa kosong dan tidak menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia takkan pernah mempunyai keluarga seperti keluarga Debbie. Ia terjebak selamanya bersama orangtua yang paling buruk dan paling tak punya rasa sayang didunia ini. Cindy tidak langsung pulang, tapi pergi ke taman dan duduk di bangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia duduk lama, sambil berpikir,hingga hari gelap. Sekonyong-konyong ia mendapat gagasan. Rencananya pasti berhasil . Ia kan membuatnya berhasil. Ketika ia masuk kerumahnya, ayahnya sedang menelpon. Sang ayah langsung menutup telepon. ibunya sedang duduk dengan ekspresi cemas. Begitu Cindy masuk, ibunya berseru," Dari mana saja kau? Kami cemas sekali!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cindy tidak menjawab, melainkan menghampiri ibunya dan memberikan ciuman di pipi, sambil berkata,"Aku sayang padamu,Bu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunya sangat terperanjat, hingga tak bisa bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Cindy menghampiri ayahnya dan memeluknya sambil berkata, "Selamat malam, Yah. Aku sayang padamu," &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ia pergi tidur, meninggalkan kedua orangtunya yang terperangah di dapur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan paginya, ketika turun untuk sarapan, ia memberikan ciuman lagi pada ayah dan ibunya.  Di halte bus, ia berjingkat dan mengecup ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai, Bu,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku sayang padamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang dilakukan Cindy setiap hari selama setiap minggu dan setiap bulan. Kadang-kadang orangtuanya menarik diri darinya dengan kaku dan canggung. Kadang-kadang mereka hanya tertawa. Tapi mereka tak pernah membalas ciumannya. Namun Cindy tidak putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia telah membuat rencana, dan ia menjalaninya dengan konsisten. Lalu suatu malam ia lupa mencium ibunya sebelum tidur. Tak lama kemudian, pintu kamarnya terbuka dan ibunya masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mana ciuman untukku ?" tanya ibunya, pura-pura marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cindy duduk tegak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh, aku lupa," sahutnya. Lalu ia mencium ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku sayang padalmu, Bu." Kemudian ia berbaring lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selamat malam,"katanya, lalu memejamkan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ibunya tidak segera keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ibunya berkata. "Aku juga sayang padamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu ibunya membungkuk dan mengecup pipi Cindy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan jangan pernah lupa  menciumku lagi," katanya dengan nada dibuat tegas. Cindy tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baiklah,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ia memang tak pernah lupa lagi. Bertahun-tahun kemudian, Cindy mempunyai anak sendiri, dan ia selalu memberikan ciuman pada bayi itu, sampai katanya pipi mungil bayinya menjadi merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setiap kali ia pulang kerumah, yang pertama dikatakan ibunya adalah, "Mana ciuman untukku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kalau sudah waktunya Cindy pulang, ibunya akan berkata, "Aku sayang padamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tahu itu, bukan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya,Bu," kata Cindy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sejak dulu aku sudah tahu."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-114354126303799921?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/114354126303799921/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=114354126303799921' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114354126303799921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114354126303799921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2006/03/mana-ciuman-untukku.html' title='Mana Ciuman Untukku'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-114342585562591069</id><published>2006-03-27T09:16:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T09:17:56.580+07:00</updated><title type='text'>Tatapan Penuh Cinta...</title><content type='html'>Pernahkah anda menatap orang-orang  terdekat anda saat ia sedang tidur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau belum, cobalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur.&lt;br /&gt;Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun&lt;br /&gt;bisa jadi akan tampak polos dan jauh berbeda jika ia sedang tidur.&lt;br /&gt;Orang paling kejam di dunia pun jika ia sudah tidur tak akan tampak wajah bengisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikanlah ayah anda saat beliau sedang tidur.  Sadarilah, betapa badan yang dulu kekar dan gagah itu kini semakin tua dan ringkih, betapa rambut-rambut putih mulai menghiasi kepalanya, betapa kerut merut mulai terpahat di wajahnya. Orang inilah yang tiap hari bekerja keras untuk kesejahteraan kita, anak-anaknya. Orang inilah, rela melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan pendidikan kita lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, beralihlah. Lihatlah ibu anda. Hmm...kulitnya mulai keriput dan tangan yang dulu halus membelai- belai tubuh bayi kita itu kini kasar karena tempaan hidup yang keras. Orang inilah yang tiap hari mengurus kebutuhan kita.&lt;br /&gt;Orang inilah yang paling rajin mengingatkan dan mengomeli kita semata- mata karena rasa kasih dan sayang, dan sayangnya, itu sering kita salah artikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah menatap wajah orang-orang tercinta itu...  Ayah, Ibu, Suami,&lt;br /&gt;Istri, Kakak, Adik, Anak, Sahabat,  Semuanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasakanlah sensasi yang timbul sesudahnya.&lt;br /&gt;Rasakanlah energi cinta yang mengalir pelan-pelan saat menatap wajah&lt;br /&gt;lugu yang terlelap itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasakanlah getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa&lt;br /&gt;banyaknya pengorbanan yang telah dilakukan orang-orang itu untuk&lt;br /&gt;kebahagiaan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengorbanan yang kadang tertutupi oleh kesalah pahaman kecil yang entah kenapa selau saja nampak besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara ajaib Tuhan mengatur agar pengorbanan itu bisa tampak lagi&lt;br /&gt;melalui wajah-wajah jujur mereka saat sedang tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengorbanan yang kadang melelahkan namun enggan mereka ungkapkan. Dan ekspresi wajah ketika tidur pun mengungkap segalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa kata, tanpa suara dia berkata... "betapa lelahnya aku hari ini".&lt;br /&gt;Dan penyebab lelah itu? Untuk siapa dia berlelah-lelah? Tak lain adalah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami yang bekerja keras mencari nafkah, istri yang bekerja keras mengurus dan mendidik anak, juga rumah. Kakak, adik, anak, dan sahabat yang telah melewatkan hari-hari suka dan duka bersama kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resapilah kenangan-kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap wajah-wajah mereka. Rasakanlah betapa kebahagiaan dan keharuan seketika membuncah jika mengingat itu semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkanlah apa yang akan terjadi jika esok hari  mereka "orang-orang terkasih itu" tak lagi membuka matanya, selamanya ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-114342585562591069?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/114342585562591069/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=114342585562591069' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114342585562591069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114342585562591069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2006/03/tatapan-penuh-cinta.html' title='Tatapan Penuh Cinta...'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-114309609286111936</id><published>2006-03-23T13:05:00.000+07:00</published><updated>2006-03-23T14:15:30.750+07:00</updated><title type='text'>Goresan Mobil</title><content type='html'>Tersebutlah seorang pengusaha muda dan kaya. Ia baru saja membeli mobil&lt;br /&gt;mewah, sebuah Jaguar yang mengkilap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, sang pengusaha, sedang menikmati perjalanannya dengan mobil baru itu.&lt;br /&gt;Dengan kecepatan penuh, dipacunya kendaraan itu mengelilingi jalanan tetangga sekitar dengan penuh rasa bangga dan prestise.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pinggir jalan, tampak beberapa anak yang sedang bermain sambil melempar sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, karena berjalan terlalu kencang, tak terlalu diperhatikannya anak-anak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, dia melihat seseorang anak kecil yang melintas dari arah mobil-mobil yang di parkir di jalan. Tapi, bukan anak-anak yang tampak melintas sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Buk....!" Aah..., ternyata, ada sebuah batu seukuran kepalan tangan yang menimpa Jaguar itu yang dilemparkan si anak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisi pintu mobil itupun koyak, tergores batu yang dilontarkan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cittt...." ditekannya rem mobil kuat-kuat. Dengan geram, dimundurkannya mobil itu menuju tempat arah batu itu di lemparkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaguar yang tergores, bukanlah perkara sepele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, kecelakaan itu dilakukan oleh orang lain, begitu pikir sang pengusaha dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amarahnya memuncak. Dia pun keluar mobil dengan tergesa-gesa. Di tariknya anak yang dia tahu telah melempar batu ke mobilnya, dan di pojokkannya anak itu pada sebuah mobil yang diparkir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang telah kau lakukan!? Lihat perbuatanmu pada mobil kesayanganku!!" Lihat goresan itu", teriaknya sambil menunjuk goresan di sisi pintu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu tentu paham, mobil baru jaguarku ini akan butuh banyak ongkos dibengkel untuk memperbaikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ujarnya lagi dengan kesal dan geram, tampak ingin memukul anak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak tampak menggigil ketakutan dan pucat, dan berusaha meminta maaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf Pak, Maaf. Saya benar-benar minta maaf. Sebab, saya tidak tahu lagi harus melakukan apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Air mukanya tampak ngeri, dan tangannya bermohon ampun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf Pak, aku melemparkan batu itu, karena tak ada seorang pun yang mau berhenti...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan air mata yang mulai berjatuhan di pipi dan leher, anak tadi menunjuk ke suatu arah, di dekat mobil-mobil parkir tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu disana ada kakakku yang lumpuh. Dia tergelincir, dan terjatuh dari kursi roda. Saya tak kuat mengangkatnya, dia terlalu berat, tapi tak seorang pun yang mau menolongku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badannya tak mampu kupapah, dan sekarang dia sedang kesakitan.." Kini, ia mulai terisak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipandanginya pengusaha tadi. Matanya berharap pada wajah yang mulai tercenung itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maukah Bapak membantuku mengangkatnya ke kursi roda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolonglah, kakakku terluka, tapi saya tak sanggup mengangkatnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak mampu berkata-kata lagi, pengusaha muda itu terdiam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amarahnya mulai sedikit reda setelah dia melihat seorang lelaki yang tergeletak yang sedang mengerang kesakitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerongkongannya tercekat. Ia hanya mampu menelan ludah. Segera dia berjalan menuju lelaki tersebut, di angkatnya si cacat itu menuju kursi rodanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, diambilnya sapu tangan mahal miliknya, untuk mengusap luka di lutut yang memar dan tergores, seperti sisi pintu Jaguar kesayangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa saat, kedua anak itu pun berterima kasih, dan mengatakan bahwa mereka akan baik-baik saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terima kasih, dan semoga Tuhan akan membalas perbuatan Bapak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya berjalan beriringan, meninggalkan pengusaha yang masih nanar menatap kepergian mereka. Matanya terus mengikuti langkah sang anak yang mendorong kursi roda itu, melintasi sisi jalan menuju rumah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbalik arah, pengusaha tadi berjalan sangat perlahan menuju Jaguar miliknya. Dtelusurinya pintu Jaguar barunya yang telah tergores itu oleh lemparan batu tersebut, sambil merenungkan kejadian yang baru saja di lewatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerusakan yang dialaminya bisa jadi bukanlah hal sepele, tapi pengalaman tadi menghentakkan perasaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ia memilih untuk tak menghapus goresan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memilih untuk membiarkan goresan itu, agar tetap mengingatkannya pada hikmah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menginginkan agar pesan itu tetap nyata terlihat: "Janganlah melaju dalam hidupmu terlalu cepat, karena, seseorang akan melemparkan batu untuk menarik perhatianmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman, sama halnya dengan kendaraan, hidup kita akan selalu berputar, dan dipacu untuk tetap berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di setiap sisinya, hidup itu juga akan melintasi berbagai macam hal dan kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, adakah kita memacu hidup kita dengan cepat, sehingga tak pernah ada masa buat kita untuk menyelaraskannya untuk melihat sekitar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, akan selalu berbisik dalam jiwa, dan berkata lewat kalbu kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang, kita memang tak punya waktu untuk mendengar, menyimak, dan menyadari setiap ujaran-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita kadang memang terlalu sibuk dengan bermacam urusan, memacu hidup dengan penuh nafsu, hingga terlupa pada banyak hal yang melintas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman, kadang memang, ada yang akan "melemparkan batu" buat kita agar kita mau dan bisa berhenti sejenak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya terserah pada kita. Mendengar bisikan-bisikan dan kata-kata-Nya, atau menunggu ada yang melemparkan batu-batu itu buat kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-114309609286111936?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/114309609286111936/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=114309609286111936' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114309609286111936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114309609286111936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2006/03/goresan-mobil.html' title='Goresan Mobil'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-114295463783089231</id><published>2006-03-21T22:23:00.000+07:00</published><updated>2006-03-21T22:25:23.143+07:00</updated><title type='text'>4 Alasan Untuk Sukses</title><content type='html'>&lt;p&gt;Empat alasan seseorang menjadi sukses yang&lt;br /&gt;akan disampaikan&lt;br /&gt;berikut ini adalah versi Edward D'Bono. Beliau adalah&lt;br /&gt;seseorang yang memfokuskan studinya pada bidang psikologi&lt;br /&gt;kreativitas. Salah satu buku hasil karya beliau yang terkenal&lt;br /&gt;adalah "Lateral Thinking".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku tersebut, beliau bercerita tentang tak tik.&lt;br /&gt;Dari hasil mencari beberapa kesamaan yang dimiliki oleh&lt;br /&gt;orang-orang sukses, beliau menemukan empat alasan yang&lt;br /&gt;mendorong seseorang menjadi sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama adalah "luck" (keberuntungan). Banyak masyarakat&lt;br /&gt;yang beranggapan bahwa sukses terjadi karena kebetulan.&lt;br /&gt;Menurut Edward D'Bono, memang ada orang sukses karena&lt;br /&gt;mendapatkan keberuntungan. Misalnya, tiba-tiba mendapat&lt;br /&gt;lotre senilai USD 1 juta (sekitar Rp 8,5 miliar) atau&lt;br /&gt;menikah dengan orang yang sangat kaya. Bisa juga tiba-tiba&lt;br /&gt;bisnis yang sedang digeluti mendapatkan order dalam&lt;br /&gt;jumlah besar. Tiga contoh itu adalah kesuksesan karena kebetulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua adalah "very talented" (sangat berbakat).&lt;br /&gt;Seseorang menjadi sukses karena dia memang mempunyai&lt;br /&gt;kapabilitas yang luar biasa di segala sisi. Salah satu&lt;br /&gt;contoh konkritnya adalah Mozart. Dalam usia empat tahun&lt;br /&gt;dia sudah mampu bermain piano dengan permainan yang luar&lt;br /&gt;biasa bagus. Mozart ini adalah salah satu contoh orang yang&lt;br /&gt;"very talented". Contoh lain adalah Richard Claiderman,&lt;br /&gt;seorang pianis moderen yang juga sangat berbakat di bidangnya.&lt;br /&gt;Di bidang olah raga salah satu contohnya adalah Tiger Wood,&lt;br /&gt;seorang pemain golf yang very talented.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga adalah "you are on a growing business sector".&lt;br /&gt;Anda sukses karena melakukan bisnis di sektor yang sedang&lt;br /&gt;tumbuh pesat. Contohnya, orang-orang yang melakukan bisnis&lt;br /&gt;komputer di tahun 1985-an kebanyakan relatif berhasil.&lt;br /&gt;Orang yang berbisnis internet juga banyak yang&lt;br /&gt;mendapatkan sukses.&lt;br /&gt;Jika Anda melakukan bisnis di sektor yang sedang tumbuh,&lt;br /&gt;kemungkinan untuk menjadi sukses akan lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat adalah "you are little bit mad". Anda harus&lt;br /&gt;sedikit gila kalau ingin meraih sukses. Sedikit gila memang&lt;br /&gt;tidak selalu menghasilkan hal negatif.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-114295463783089231?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/114295463783089231/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=114295463783089231' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114295463783089231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114295463783089231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2006/03/4-alasan-untuk-sukses.html' title='4 Alasan Untuk Sukses'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-114266733959349233</id><published>2006-03-18T14:35:00.000+07:00</published><updated>2006-03-21T21:15:55.706+07:00</updated><title type='text'>Dua ekor kodok</title><content type='html'>&lt;pre&gt;&lt;tt&gt;Suatu hari dua ekor kodok masuk ke sebuah dapur.&lt;br /&gt;Mereka loncat kesana kemari. Akhirnya kodok-kodok&lt;br /&gt;enerjik ini mendarat di sebuah panci besar memuat susu segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja mereka berusaha untuk keluar dari panci itu.&lt;br /&gt;Namun susu itu terlalu dalam sehingga mereka tak dapat&lt;br /&gt;memakai dasar panci sebagai pijakan untuk meloncat keluar.&lt;br /&gt;Dinding panci terlalu licin, dan bibir panci terlalu tinggi.&lt;br /&gt;Akhirnya mereka hanya berenang-renang di susu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama kelamaan mereka lelah. Kodok yang satu merasa putus asa.&lt;br /&gt;Karena kelelahan dan harapan hidupnya yang telah patah,&lt;br /&gt;ia pelan-pelan tenggelam ke dasar panci. Kodok yang&lt;br /&gt;satunya terus berusaha untuk menggerakkan keempat kakinya.&lt;br /&gt;Ia terus berenang di permukaan susu itu.&lt;br /&gt;Ia lelah tapi ia tak mau tenggelam. Ia terus ber-ikhtiar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata apa yang ia lakukan itu tanpa sadar sama&lt;br /&gt;dengan yang dilakukan seorang pembuat mentega.&lt;br /&gt;Mentega akan terbentuk dan muncul di permukaan&lt;br /&gt;susu segar jika susu segar terus diaduk hingga berapa&lt;br /&gt;lama. Lama-kelamaan permukaan susu mengental dan&lt;br /&gt;akhirnya mengeras. Kodok itu akhirnya menemukan bahwa&lt;br /&gt;permukaan susu sekarang cukup keras dan kuat untuk&lt;br /&gt;menjadi landasan lompat. Lalu ia meloncat ke luar panci&lt;br /&gt;dengan selamat.&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-114266733959349233?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/114266733959349233/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=114266733959349233' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114266733959349233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114266733959349233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2006/03/dua-ekor-kodok_114266733959349233.html' title='Dua ekor kodok'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-114095498789617761</id><published>2006-02-26T18:50:00.000+07:00</published><updated>2006-02-26T18:56:30.346+07:00</updated><title type='text'>Belajar dari Afrika Selatan</title><content type='html'>"Experience without theory is blind, but theory without experience is&lt;br /&gt;mere intellectual play. – Pengalaman tanpa teori itu buta, tetapi&lt;br /&gt;sebuah teori tanpa pengalaman hanyalah merupakan drama intelektual."&lt;br /&gt;– Immanuel Kant –&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 10 hari mengunjungi Afrika Selatan, saya mendapatkan&lt;br /&gt;petualangan wisata yang sangat mengesankan. Sejak awal tatkala&lt;br /&gt;menyusuri tempat-tempat wisata di negri itu, saya sudah terkagum-&lt;br /&gt;kagum akan kerapian sarana dan infrastruktur kota-kotanya. Cape Town&lt;br /&gt;dan Sun City misalnya, merupakan contoh tempat wisata disana yang&lt;br /&gt;dilengkapi fasilitas berkelas internasional. Tidak heran jika Afrika&lt;br /&gt;Selatan dikatakan sebagai negara paling maju diantara 30 negara-&lt;br /&gt;negara bekas jajahan Perancis dan Inggris di benua Afrika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemerdekaan dan kemajuan di negri Afrika Selatan saya kira tidak&lt;br /&gt;lepas dari peran Nelson Rolihlahla Mandela, seorang pemimpin moral&lt;br /&gt;dan politik. Dialah pria yang membaktikan hidupnya membela rakyat&lt;br /&gt;tertindas akibat hukum rasialis, meskipun untuk itu ia dipenjarakan&lt;br /&gt;lebih dari 25 tahun. Mandela merupakan referensi sebagai seorang&lt;br /&gt;pejuang kemerdekaan hak asasi manusia dan persamaan ras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat Mandela merupakan ciri khas seorang pemimpin politik yang&lt;br /&gt;paling mengesankan dan inspiratif di dunia. Ia pernah&lt;br /&gt;mengatakan, "This age will die not as a result of some evil, but from&lt;br /&gt;a lack of passion. – Sebuah kejayaan akan mudah hancur bukan&lt;br /&gt;disebabkan oleh tindak negatif pihak lain. Kehancuran itu lebih&lt;br /&gt;disebabkan oleh kurangnya semangat." Semangat juang Mandela mampu&lt;br /&gt;mengkoyak tirani negara asing dan mengantarkan Afrika Selatan&lt;br /&gt;mencapai kemerdekaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya, di tengah kemerdekaan dan kemajuan di Afrika Selatan,&lt;br /&gt;ternyata masih banyak bangsa kulit hitam yang hidup miskin atau&lt;br /&gt;terjajah secara ekonomi. Mengapa mereka tidak mampu bercermin dari&lt;br /&gt;semangat seorang Nelson Rolihlahla Mandela untuk memperbaiki keadaan&lt;br /&gt;mereka? Padahal sebagai bangsa yang merdeka, tentu setiap warga&lt;br /&gt;negara mempunyai kesempatan yang sama untuk memperbaiki kondisi&lt;br /&gt;perekonomian dan berpacu dalam prestasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari sanalah saya berpikir mungkin semangat untuk merubah&lt;br /&gt;keadaan belum sepenuhnya mereka miliki. Karena semangat merupakan&lt;br /&gt;modal utama mendapatkan kemajuan dan kesuksesan dalam bisnis dan&lt;br /&gt;kehidupan. Sebagaimana Benjamin Disreali mengatakan, "Man is only&lt;br /&gt;truly great when he acts from his passions. – Manusia akan mampu&lt;br /&gt;mencapai kejayaan jika ia bekerja dengan penuh semangat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggung jawab pekerjaan dilakukan dengan semangat yang tinggi maka&lt;br /&gt;akan terasa menyenangkan. Pekerjaan yang dilakukan dengan senang hati&lt;br /&gt;maka hasilnyapun akan memuaskan. Menurut Billy Mills, "Every passion&lt;br /&gt;has its destiny. – Setiap semangat mengandung keberuntungan." Oleh&lt;br /&gt;sebab itu kita harus memperhatikan tiga faktor penting yang dapat&lt;br /&gt;menjamin semangat kita tetap tinggi hingga mencapai kemajuan dan&lt;br /&gt;kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor pertama adalah menciptakan tujuan yang spesifik. Tentu kita&lt;br /&gt;akan jauh lebih bersemangat jika menjalankan sesuatu yang menjanjikan&lt;br /&gt;hasil memuaskan. Bahkan kita akan rela menempuh pekerjaan yang sulit&lt;br /&gt;sekalipun jika tujuannya jelas dan pasti menghasilkan. Brian Tracy&lt;br /&gt;mengatakan, "Goals allow you to control the direction of change in&lt;br /&gt;your favor. – Tujuan membuatmu mampu mengontrol arah perubahan, dan&lt;br /&gt;menjalankannya sebagai sesuatu yang menyenangkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh adalah pengalaman kami sewaktu bersafari wisata&lt;br /&gt;melihat-lihat suaka margasatwa Pilanesberg di Afrika Selatan. Ada&lt;br /&gt;sebuah mitos bahwa kami akan mendapatkan keberuntungan jika berhasil&lt;br /&gt;bertemu dengan 5 jenis binatang (The Big 5)di taman hutan itu. Kami&lt;br /&gt;aktif dan bersemangat menyusuri hutan meskipun dengan mobil bak&lt;br /&gt;terbuka. Tetapi sebenarnya hal itu bukan disebabkan kami percaya akan&lt;br /&gt;mitos tersebut. Semangat kami terdorong keinginan yang besar untuk&lt;br /&gt;mendapatkan pengalaman petualangan wisata di hutan bebas dan terbuka&lt;br /&gt;seperti di Afrika Selatan yang benar-benar alami dan mengesankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal kedua yang meningkatkan semangat kita agar berhasil mencapai&lt;br /&gt;kemajuan adalah kemauan untuk terus mengembangkan diri. Mengembangkan&lt;br /&gt;diri dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun, misalnya dengan membaca&lt;br /&gt;buku, mendengarkan kaset, mengikuti seminar, dan bergaul dengan orang-&lt;br /&gt;orang yang sukses. Charlie Tremendous Jones mengatakan, "You will be&lt;br /&gt;in five years the sum total of the books you read and the people you&lt;br /&gt;are around. – Apa yang menentukan dirimu 5 tahun yang akan datang&lt;br /&gt;merupakan cermin dari buku apa saja yang sudah telah kau baca dan&lt;br /&gt;dengan siapa saja kau bergaul."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nelson Mandela adalah sosok yang berpendidikan cukup tinggi.&lt;br /&gt;Pengetahuannya tentang hukum dan politik juga sangat luas. Tetapi ia&lt;br /&gt;terus bersemangat mengembangkan diri. Di pulau Robben, dimana Mandela&lt;br /&gt;pernah dipenjarakan, ia merupakan pusat menimba ilmu pengetahuan bagi&lt;br /&gt;narapidana politik lainnya. Bahkan mereka menganggap Mandela sebagai&lt;br /&gt;sumber kekuatan dan semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya saja bangsa kulit hitam yang miskin di Afrika Selatan itu&lt;br /&gt;mau mengembangkan diri seperti yang dilakukan oleh Nelson Mandela,&lt;br /&gt;mungkin tidak akan ada kehidupan yang sulit bagi mereka saat ini.&lt;br /&gt;Karena kemampuan yang lebih baik akan membantu kita mencapai prestasi&lt;br /&gt;baru, dan hal itu akan membuat kita lebih termotivasi untuk mencapai&lt;br /&gt;kemajuan berikutnya. Jika kita mempunyai kemauan untuk terus&lt;br /&gt;mengembangkan diri, itu artinya kita akan selalu bersemangat dan&lt;br /&gt;tidak dapat berhenti mencapai kemajuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor yang tidak kalah penting guna meningkatkan semangat dan&lt;br /&gt;mencapai kemajuan adalah membuat anggaran keuangan dengan baik.&lt;br /&gt;Berapapun penghasilan kita tidak akan berdampak positif jika tidak&lt;br /&gt;diikuti dengan perencanaan dan penggunaan uang dengan bijaksana.&lt;br /&gt;Sedikitnya sisihkan penghasilan tiap bulan untuk ditabung,&lt;br /&gt;berinvestasi dan bersedekah masing-masing 10%. Dengan cara demikian&lt;br /&gt;suatu ketika kita akan dapat merasakan kemajuan kondisi keuangan&lt;br /&gt;sekaligus mampu mengembangkan peluang usaha dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang mempunyai potensi yang sama besar untuk melaksanakan&lt;br /&gt;ketiga faktor penting tersebut. Saya kira hanya upaya dan semangat&lt;br /&gt;dalam diri kitalah yang paling menentukan apakah selamanya kita akan&lt;br /&gt;hidup menderita dan terjajah atau tidak? Belajarlah dari kemajuan&lt;br /&gt;maupun kesenjangan hidup masyarakat yang ada Afrika Selatan atau&lt;br /&gt;dimanapun.*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Belajar dari Afrika Selatan oleh Andrew Ho.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-114095498789617761?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/114095498789617761/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=114095498789617761' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114095498789617761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114095498789617761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2006/02/belajar-dari-afrika-selatan.html' title='Belajar dari Afrika Selatan'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-114084778070082299</id><published>2006-02-25T13:04:00.000+07:00</published><updated>2006-02-26T19:37:24.223+07:00</updated><title type='text'>LOW TRUST SOCIETY</title><content type='html'>Oleh: Rhenald Kasali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya baru saja memeriksa ujian mahasiswa saya. Ketika akan menyerahkan&lt;br /&gt;nilai akhir Mereka, saya terpaksa menoleh kepada berita acara ujian yang&lt;br /&gt;mencantumkan nama beserta tanda tangan mereka masing-masing. Astaga. Tak&lt;br /&gt;Ada satu pun nama yang dapat saya kenali dari tanda tangannya. Hal ini&lt;br /&gt;mengingatkan saya pada peristiwa unik yang saya alami hampir tujuh tahun&lt;br /&gt;silam ketika baru saja memulai  program doktoral saya di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru tiba beberapa hari, adviser saya menyuruh saya membuka bank account&lt;br /&gt;di bank mana saja di kota itu. Saya pun menurutinya. Maklum, tanpa punya&lt;br /&gt;buku cek, hidup di Amerika akan terasa sulit. Hampir semua transaksi&lt;br /&gt;dilakukan melalui pos. Bayar listrik, telepon, air,tagihan kartu&lt;br /&gt;kredit, beli buku, bayar pajak, kena tiket lalu lintas (tilang), sampai&lt;br /&gt;bayar uang sekolah. Semuanya menggunakan cek. Tanpa cek, hidup di&lt;br /&gt;Amerika kok rasanya susah sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah punya bank account dan mulai berbelanja dengan menggunakan cek,&lt;br /&gt;ternyata saya pun mengalami kesulitan. Pasalnya, petugas bank memanggil&lt;br /&gt;saya karena mengalami kesulitan membaca tanda tangan saya. Saya mencoba&lt;br /&gt;menjelaskannya bahwa itu benar tanda tangan milik saya, dan saya melakukannya kembali di depan petugas itu. Petugas tetap menolak dan mengatakan itu bukan tanda tangan. Kalau bukan tanda tangan lantas apa?&lt;br /&gt;"Itu urek-urek!"ujarnya sambil tersenyum. Sejak itu saya pun mulai&lt;br /&gt;berlatih membuat tanda tangan baru, yaitu tanda tangan yang namanya&lt;br /&gt;mudah teridentifikasi. Maka, sejak saat itu saya mulai terbiasa memiliki&lt;br /&gt;dua jenis tanda tangan. Saya menyebutnya satu tanda tangan lokal (yang&lt;br /&gt;dikatakan urek-urek tadi) dan satu lagi tanda tangan Amerika.  Kalau&lt;br /&gt;Anda pernah hadir dalam seminar saya dan meminta saya menandatangani&lt;br /&gt;buku saya yang Anda baru beli, Anda pasti ingat bahwa saya selalu mengatakan itu adalah tanda tangan Amerika: mudah dibaca dan diidentifikasi. Ada juga pembaca yang minta&lt;br /&gt;dua-duanya, dan ada kalanya saya pun meluluskannya. Tanda tangan lokal itu biasanya hanya saya gunakan untuk urusan bank Dan menandatangani transkrip nilai mahasiswa.&lt;br /&gt;Dalam salah satu seminar saya pernah meminta agar para peserta menggoreskan tanda tangannya di atas kertas dan meminta rekan di sebelahnya yang baru dikenalnya mengenali nama mereka. Ternyata tak banyak di antara mereka yang dapat mengenali nama&lt;br /&gt;orang dari tanda tangannya. Ketika ditanya mengapa mereka membuat tanda&lt;br /&gt;tangan seruwet itu, semuanya menjawab bak koor: "Biar tidak mudah&lt;br /&gt;ditiru orang lain." Mengapa kita semua melakukan hal yang sama? Mudah&lt;br /&gt;ditebak jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kecil Kita telah diajari orang-orang tua dan guru-guru Kita agar&lt;br /&gt;tidak mudah percaya pada orang lain. "Buatlah tanda tangan yang tidak&lt;br /&gt;mudah ditiru agar jangan sampai dipalsukan orang lain." Kita menurutinya, dan tanpa kita sadari roh-roh ketidakpercayaan ini sudah melekat dalam pikiran kita. "Trust," kata Francis&lt;br /&gt;Fukuyama, adalah "the social virtues and the creation of prosperity." Rasa&lt;br /&gt;percaya adalah suatu ikatan sosial yang penting untuk menciptakankemakmuran. Kalau&lt;br /&gt;tidak ada rasa percaya, mestinya tidak ada bisnis. Bagaimana  mungkin&lt;br /&gt;kita berbinsis dengan orang yang tidak Kita percaya?Rasa percaya itu&lt;br /&gt;pula yang akan menentukan bangunan organisasi perusahaan saudara. Makin&lt;br /&gt;rendah rasa percaya kita terhadap orang lain, makin banyak pula kita&lt;br /&gt;melibatkan sanak saudara kita, teman sealmamater, sesuku dan sebagainya&lt;br /&gt;terlibat dalam bisnis kita. Kita makin menutup pintu bagi orang lain. Dan akibatnya potensi kita untuk menjadi besar akan terhambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman lainnya yang saya dapatkan di Amerika barangkali dapat&lt;br /&gt;menjelaskan betapa berbedanya tingkat rasa percaya. Menjelang pulang ke&lt;br /&gt;tanah air, setelah menyelesaikan program studi, saya pun melakukan&lt;br /&gt;moving sale melego barang-barang yang nilai bukunya masih cukup tinggi.&lt;br /&gt;Misalnya saja Ada sebuah dish washer (mesin pencuci piring) elektrik&lt;br /&gt;yang usianya baru tiga tahun Dan nilainya masih cukup tinggi namun harus&lt;br /&gt;dilepas dengan harga yang sangat murah. Pembelinya tentu saja masyarakat&lt;br /&gt;komunitas tempat tinggal kami, yang umumnya adalah keluarga muda atau&lt;br /&gt;para mahasiswa asing yang dari mancanegara.  Kalau calon pembelinya&lt;br /&gt;datang dari negara-negara seperti Rusia, Yugoslavia, Ceko, Turki,&lt;br /&gt;Portugal, Brazil, Irak, Pakistan, India, atau negara-negara Afrika,&lt;br /&gt;biasanya transaksi berjalan tersendat-sendat. Mereka umumnya tidak&lt;br /&gt;percaya terhadap kualitas mesin (apakah masih tetap baik) dan harga yang&lt;br /&gt;ditawarkan. Mereka mengutak-atik mesin, menghabiskan waktu berjam-jam,&lt;br /&gt;mengajukan pertanyaan, lalu menawar di bawah separo dari harga yang&lt;br /&gt;ditawarkan. Prosesnya sama  seperti Anda menawar harga sepasang sepatu&lt;br /&gt;di pasar Senen atau pasar lainnya di Indonesia. Dan akhirnya pun dapat&lt;br /&gt;diterka: tidak ada transaksi.  Hal yang berbeda dialami kalau pembelinya&lt;br /&gt;berasal dari negara-negara yang barangkali dapat kita sebut sebagai high&lt;br /&gt;trust society, seperti Amerika, Inggris, Finlandia, bahkan Jepang yang&lt;br /&gt;rata-rata sudah lebih makmur  hidupnya. Mereka cuma bertanya tiga hal:&lt;br /&gt;mengapa dijual, apakah ada kerusakan, dan berapa harganya. Kalau mereka&lt;br /&gt;suka, mereka tidak menawar, langsung angkat. Dalam kepala mereka, kalau&lt;br /&gt;barang ini rusak maka mereka akan kembalikan segera. Mereka percaya&lt;br /&gt;bahwa orang lain dapat dipercaya, dan kalau mereka menipu mereka akan&lt;br /&gt;ditangkap polisi, diadili, dan dijatuhi hukuman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca, apakah implikasi melakukan kegiatan bisnis di sebuah low trust&lt;br /&gt;society? Mudah-mudahan Saudara sudah dapat menangkapnya: jangan langsung&lt;br /&gt;melakukan transaksi. Selalu mulailah dengan membangun rasa percaya dari&lt;br /&gt;lawan-lawan bisnis Anda. Jangan sesekali melakukan penawaran kalau lawan&lt;br /&gt;bisnis Anda di sini belum mengenal betul Anda. Kalau ada jalan pintas&lt;br /&gt;yang dapat ditawarkan, barangkali cuma satu ini: carilah jembatan&lt;br /&gt;melalui orang-orang yang sudah dikenal dan dipercaya oleh lawan bisnis&lt;br /&gt;Anda. Tanpa itu, Anda cuma melakukan upaya sia-sia. Saya merindukan,&lt;br /&gt;kelak anak-anak kita akan membuat tanda tangan yang namanya dapat dibaca&lt;br /&gt;oleh orang lain.&lt;br /&gt;--------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah membaca artikel ini, saya juga baru nyadar,&lt;br /&gt;kita sangat sulit percaya pada orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika ada rasa saling percaya, tidak perlu ada&lt;br /&gt;perpecahan, tidak perlu ada baku hantam, bahkan tidak&lt;br /&gt;perlu ada perang dan peluru yang terhamburkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu hal yang saya garis bawahi dari artikel ini,&lt;br /&gt;apa bener, masyarakat dari negara yang makmur itu juga&lt;br /&gt;masayrakat yang high trust society???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masih banyak masyarakat indonesia yang hidup di&lt;br /&gt;pedesaan ( malah yang terpencil, makannya cuma ketela)&lt;br /&gt;tetapi sangat ramah dan tidak memiliki rasa curiga,&lt;br /&gt;malah bisa langsung percaya pada orang asing, makanya&lt;br /&gt;juga mereka (maaf) gampang banget dibodohi... atau&lt;br /&gt;emang karena (maaf) mereka bodoh ya?? :-P&lt;br /&gt;jadi inget iklan layanan sosial di televisi yang&lt;br /&gt;berbunyi kalo ga salah "Perdagangan perempuan berawal&lt;br /&gt;dari tipu daya"....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-114084778070082299?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/114084778070082299/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=114084778070082299' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114084778070082299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/114084778070082299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2006/02/low-trust-society.html' title='LOW TRUST SOCIETY'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-113383655802611132</id><published>2005-12-06T09:30:00.000+07:00</published><updated>2005-12-06T09:35:58.406+07:00</updated><title type='text'>Tidak harus berwujud bunga</title><content type='html'>&lt;p&gt;Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di perasaan saya, ketika saya bersandar di bahunya yang bidang. Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan,saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan. Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen.Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan.Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya kurang.Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian."Mengapa?", tanya suami saya dengan terkejut."Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan," jawab saya.Suami saya terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya,tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan akhirnya suami saya bertanya, "Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah pikiran kamu?"Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan,"Saya punya pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam perasaan saya, saya akan merubah pikiran saya : Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yang ada di tebing gunung. Kita berdua tahu jika kamu memanjatgunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan memetik bunga itu untuk saya?"Dia termenung dan akhirnya berkata,"Saya akan memberikan jawabannya besok."Perasaan saya langsung gundah mendengar responnya. Keesokan paginya, diatidak ada di rumah, dan saya menemukan selembar kertas dengan oret-oretan tangannya dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan ..."Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya." &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kalimat pertama ini menghancurkan perasaan saya.Saya melanjutkan untuk membacanya. "Kamu selalu pegal-pegal pada waktu 'teman baik kamu' datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kaki kamu yang pegal.""Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi 'aneh'. Saya harus membelikan sesuatu yang dapat menghibur kamu di rumah atau meminjamkan lidah saya untuk menceritakan hal-hal lucu yang saya alami."Kamu selalu terlalu dekat menonton televisi, terlalu dekat membaca buku, dan itu tidak baik untuk kesehatan mata kamu. Saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti,saya masih dapat menolong mengguntingkan kuku kamu dan mencabuti uban kamu."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Tangan saya akan memegang tangan kamu, membimbing kamu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajah kamu.""Tetapi Sayang, saya tidak akan mengambil bunga indah yang ada di tebing gunung itu hanya untuk mati. Karena, saya tidak sanggup melihat air mata kamu mengalir menangisi kematian saya.""Sayang, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintai kamu lebih dari saya mencintai kamu. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk itu Sayang, jika semua yang telah diberikan tangan saya, kaki saya, mata saya tidak cukup buat kamu, saya tidak bisa menahan kamu untuk mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat membahagiakan kamu."Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur,tetapi saya tetap berusaha untuk terus membacanya."Dan sekarang, Sayang, kamu telah selesai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkan saya untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri di sana menunggu jawaban kamu."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Jika kamu tidak puas dengan jawaban saya ini, Sayang, biarkan saya masuk untuk membereskan barang-barang saya, dan saya tidak akan mempersulit hidup kamu. Percayalah,bahagia saya adalah bila kamu bahagia."Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaan saya. Oh, kini saya tahu,tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari dia mencintai saya.Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari perasaan kita, karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan kita, dan bukanmengharapkan wujud tertentu. Karena cinta tidak selalu harus berwujud "bunga". &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-113383655802611132?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/113383655802611132/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=113383655802611132' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113383655802611132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113383655802611132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/12/tidak-harus-berwujud-bunga.html' title='Tidak harus berwujud bunga'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-113331609268952886</id><published>2005-11-30T08:57:00.000+07:00</published><updated>2005-11-30T09:01:36.523+07:00</updated><title type='text'>SOICHIRO HONDA : "Lihat Kegagalan Saya"</title><content type='html'>Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki "raja jalanan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri "kerajaan" Honda - Soichiro Honda - diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor seperti halnya B.J. Habibie, mantan Presiden RI. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru. "Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda," tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia trus bermimpi dan bermimpi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecintaannya kepada mesin, mungkin 'warisan' dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih? Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuliah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah - pagi hari, ia langsung ke bengkel, mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya," ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah. Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, tahun 1947,setelah perang Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapatmenjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda. Siapa sangka, "sepeda motor" - cikal bakal lahirnya mobil Honda - itu diminati oleh para tetangga. Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok. Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobinya, menjadi "raja" jalanan dunia, termasuk Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soichiro Honda mengatakan,  janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. "Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya", tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru dan berusahalah untuk merubah mimpi itu menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorangdengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin. Jadi buat apa kita putus asa bersusah hati merenungi nasib dan kegagalan. Tetaplah tegar dan teruslah berusaha, lihatlah Honda sang “Raja”  jalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami keluarga besar motor Honda percaya tahun 2005 adalah tahun milk Anda. Teruslah berkarya dan berusaha . Kami turut berdoa, semoga tahun 2005 adalah tahun keberhasilan bagi Anda dan kita semua. Amiiin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Resep keberhasilan Honda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda senyaman mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-113331609268952886?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/113331609268952886/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=113331609268952886' title='79 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113331609268952886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113331609268952886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/11/soichiro-honda-lihat-kegagalan-saya.html' title='SOICHIRO HONDA : &quot;Lihat Kegagalan Saya&quot;'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>79</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-113323024115853154</id><published>2005-11-29T09:01:00.000+07:00</published><updated>2005-11-29T09:10:41.833+07:00</updated><title type='text'>Tips Memulai Hari dengan Cerah</title><content type='html'>Hari yang cerah bukan ditandai dengan matahari yang bersinar terang atau&lt;br /&gt;udara yang sejuk, melainkan dari hati dan pikiran yang segar. Kecerahan&lt;br /&gt;suatu hari dimulai dari diri anda sendiri. Kita tahu bahwa sesuatu yang&lt;br /&gt;dimulai dengan baik merupakan separuh dari pencapaian tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, memulai aktivitas hari ini dengan kecerahan suasana adalah&lt;br /&gt;modal besar untuk menyelesaikan hari dengan baik pula. Bagaimana memulai&lt;br /&gt;hari dengan cerah sangat dipengaruhi oleh pola hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut beberapa tips ringan agar kita bisa memulai hari dengan cerah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mulailah dari malam hari.&lt;br /&gt;Kita tak bisa berharap bangun dengan segar jika di malam harinya tak cukup&lt;br /&gt;tidur nyenyak. Hari esok yang cerah dimulai dari malam ini. Bila anda&lt;br /&gt;masih mempunyai masalah, yakinlah masih ada waktu esok untuk&lt;br /&gt;menyelesaikannya lebih baik lagi. Malam ini, beristirahatlah&lt;br /&gt;sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bangun pagi lebih pagi.&lt;br /&gt;Bangunlah lebih pagi daripada terbitnya matahari. Jumpai keheningan dan&lt;br /&gt;kesunyian. Pagi buta adalah saat yang tepat untuk menemukan sisi damai&lt;br /&gt;dalam diri anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Damaikan pikiran dan tentramkan jiwa&lt;br /&gt;Jangan terburu melakukan aktivitas. Resapi saja suasana pagi yang damai&lt;br /&gt;ini. Berdoa,sampaikan syukur atas hidup yang masih diberikan pada kita dan&lt;br /&gt;bersaat teduh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Segarkan tubuh.&lt;br /&gt;Minum air. Hirup aroma teh atau kopi yang menyegarkan. Berjalan-jalanlah&lt;br /&gt;keluar. Pompa udara banyak-banyak ke dalam paru-paru. Lakukan olahraga&lt;br /&gt;ringan, Mandi dengan air segar. Bersihkan tubuh baik-baik. Tetaplah&lt;br /&gt;mengingat janji anda tadi pagi untuk melakukan sesuatu yang berguna bagi&lt;br /&gt;semesta hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Dapatkan sarapan secukupnya.&lt;br /&gt;Isi perut anda secukupnya. Sarapan yang baik adalah modal untuk kebugaran&lt;br /&gt;tubuh anda sepanjang hari. Jangan asal kenyang, namun cukupkan kebutuhan&lt;br /&gt;energi dan gizi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Sapalah orang-orang yang anda jumpai.&lt;br /&gt;Terbarkan senyum. Tak peduli apakah matahari bersinar cerah atau mendung&lt;br /&gt;menggayut, sapalah orang-orang yang anda jumpai.  Tanyakan kabar mereka,&lt;br /&gt;maka jangan terkejut jika mereka pun akan membalas senyum anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Jangan mengeluh&lt;br /&gt;Apa pun yang terjadi, entah itu hari hujan, jalanan macet, kereta datang&lt;br /&gt;terlambat, kendaraan mogok, atau apa pun yang terjadi, terimalah semua itu apa adanya. In everything, give thanks.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-113323024115853154?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/113323024115853154/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=113323024115853154' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113323024115853154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113323024115853154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/11/tips-memulai-hari-dengan-cerah.html' title='Tips Memulai Hari dengan Cerah'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-113307021454973215</id><published>2005-11-27T12:42:00.000+07:00</published><updated>2005-11-27T15:32:05.086+07:00</updated><title type='text'>BOLA MASUK KE KANTONG KERTAS</title><content type='html'>&lt;pre&gt;&lt;tt&gt;Seorang pemain profesional bertanding dalam sebuah turnamen golf.&lt;br /&gt;Ia baru saja membuat pukulan yang bagus sekali yang jatuh di&lt;br /&gt;dekat lapangan hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ia berjalan di fairway, ia mendapati bolanya masuk ke&lt;br /&gt;dalam sebuah kantong kertas pembungkus makanan yang mungkin&lt;br /&gt;dibuang sembarangan oleh salah seorang penonton. Bagaimana&lt;br /&gt;ia bisa memukul bola itu dengan baik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan peraturan turnamen, jika ia mengeluarkan bola dari&lt;br /&gt;kantong  kertas itu, ia terkena pukulan hukuman. Tetapi kalau&lt;br /&gt;ia memukul bola bersama-sama dengan kantong kertas itu, ia&lt;br /&gt;tidak akan bisa memukul dengan baik. Salah-salah, ia mendapatkan&lt;br /&gt;skor yang lebih buruk lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang harus dilakukannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pemain mengalami hal serupa. Hampir seluruhnya memilih untuk&lt;br /&gt;mengeluarkan bola dari kantong kertas itu dan menerima hukuman.&lt;br /&gt;Setelah itu mereka bekerja keras sampai ke akhir turnamen untuk&lt;br /&gt;menutup hukuman tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya sedikit, bahkan mungkin hampir tidak ada, pemain yang memukul&lt;br /&gt;bola bersama kantong kertas itu. Resikonya terlalu besar. Namun,&lt;br /&gt;pemain profesional kita kali ini tidak memilih satu di antara&lt;br /&gt;dua kemungkinan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba ia merogoh sesuatu dari saku celananya dan mengeluarkan&lt;br /&gt;sekotak korek api. Lalu ia menyalakan satu batangkorek api dan&lt;br /&gt;membakar kantong kertas itu. Ketika kantong kertas itu habis&lt;br /&gt;terbakar, ia memilih tongkat yang tepat, membidik sejenak,&lt;br /&gt;mengayunkan tongkat, wus, bola terpukul dan jatuh persis ke&lt;br /&gt;dalam lobang di lapangan hijau. Bravo! Dia tidak terkena&lt;br /&gt;hukuman dan tetap bisa mempertahankan posisinya. Smiley...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang yang menganggap kesulitan sebagai hukuman, dan&lt;br /&gt;memilih untuk menerima hukuman itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang mengambil resiko untuk melakukan kesalahan bersama&lt;br /&gt;kesulitan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sedikit sekali yang bisa berpikir kreatif untuk&lt;br /&gt;menghilangkan kesulitan itu dan menggapai kemenangan... &lt;/tt&gt;&lt;/pre&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-113307021454973215?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/113307021454973215/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=113307021454973215' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113307021454973215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113307021454973215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/11/bola-masuk-ke-kantong-kertas.html' title='BOLA MASUK KE KANTONG KERTAS'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-113306970260926044</id><published>2005-11-27T12:33:00.000+07:00</published><updated>2005-11-27T12:35:02.720+07:00</updated><title type='text'>Membangun Motivasi Dalam Diri</title><content type='html'>Cita-cita atau tujuan hidup ini hanya bisa diraih jika anda&lt;br /&gt;memiliki motivasi yang kuat dalam diri anda. Tanpa motivasi apapun,&lt;br /&gt;sulit sekali anda menggapai apa yang anda cita-citakan. Tapi tak&lt;br /&gt;dapat dipungkiri, memang cukup sulit membangun motivasi di dalam&lt;br /&gt;diri sendiri. Bahkan mungkin anda nggak tahu pasti bagaimana cara&lt;br /&gt;membangun motivasi di dalam diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal sesungguhnya banyak hal yang dapat dilakukan untuk&lt;br /&gt;menumbuhkan motivasi tersebut. Caranya...? coba simak kiat berikut&lt;br /&gt;ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ciptakan sensasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ciptakan sesuatu yang dapat "membangunkan" dan membangkitkan gairah&lt;br /&gt;anda saat pagi menjelang. Misalnya, anda berpikir esok hari harus&lt;br /&gt;mendapatkan keuntungan 1 milyar rupiah. Walau kedengarannya&lt;br /&gt;mustahil, tapi sensasi ini kadang memacu semangat anda untuk&lt;br /&gt;berkarya lebih baik lagi melebihi apa yang sudah anda lakukan&lt;br /&gt;kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kembangkan terus tujuan anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah terpaku pada satu tujuan yang sederhana. Tujuan hidup&lt;br /&gt;yang terlalu sederhana membuat anda tidak memiliki kekuatan lebih.&lt;br /&gt;Padahal untuk meraih sesuatu anda memerlukan tantangan yang lebih&lt;br /&gt;besar, untuk mengerahkan kekuatan anda yang sebenarnya. Tujuan hidup&lt;br /&gt;yang besar akan membangkitkan motivasi dan kekuatan tersendiri dalam&lt;br /&gt;hidup anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tetapkan saat kematian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anda perlu memikirkan saat kematian meskipun gejala ke arah itu&lt;br /&gt;tidak dapat diprediksikan. Membayangkan saat-saat terakhir dalam&lt;br /&gt;hidup ini sesungguhnya merupakan saat-saat yang sangat sensasional.&lt;br /&gt;Anda dapat membayangkan 'flash back' dalam kehidupan anda. Sejak&lt;br /&gt;anda menjalani masa kanak-kanak, remaja, hingga tampil sebagai&lt;br /&gt;pribadi yang dewasa dan mandiri. Jika anda membayangkan 'ajal' anda&lt;br /&gt;sudah dekat, akan memotivasi anda untuk berbuat lebih banyak lagi&lt;br /&gt;selama hidup anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tinggalkan teman yang tidak perlu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jangan ragu untuk meninggalkan teman-teman yang tidak dapat&lt;br /&gt;mendorong anda mencapai tujuan. Sebab, siapapun teman anda,&lt;br /&gt;seharusnya mampu membawa anda pada perubahan yang lebih baik.&lt;br /&gt;Ketahuilah bergaul dengan orang-orang yang optimis akan membuat anda&lt;br /&gt;berpikir optimis pula. Bersama mereka hidup ini terasa lebih&lt;br /&gt;menyenangkan dan penuh motivasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hampiri bayangan ketakutan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saat anda dibayang-bayangi kecemasan dan ketakutan, jangan melarikan&lt;br /&gt;diri dari bayangan tersebut. Misalnya selama ini anda takut akan&lt;br /&gt;menghadapi masa depan yang buruk. Datang dan nikmati rasa takut anda&lt;br /&gt;dengan mencoba mengatasinya. Saat anda berhasil mengatasi rasa&lt;br /&gt;takut, saat itu anda telah berhasil meningkatkan keyakinan diri&lt;br /&gt;bahwa anda mampu mencapai hidup yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ucapkan "selamat datang" pada setiap masalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jalan untuk mencapai tujuan tidak selamanya semulus jalan tol. Suatu&lt;br /&gt;saat anda akan menghadapi jalan terjal, menanjak dan penuh bebatuan.&lt;br /&gt;Jangan memutar arah untuk mengambil jalan pintas. Hadapi terus jalan&lt;br /&gt;tersebut dan pikirkan cara terbaik untuk bisa melewatinya. Jika anda&lt;br /&gt;memandang masalah sebagai sesuatu yang mengerikan, anda akan semakin&lt;br /&gt;sulit termotivasi. Sebaliknya bila anda selalu siap menghadapi&lt;br /&gt;setiap masalah, anda seakan memiliki energi dan semangat berlebih&lt;br /&gt;untuk mencapai tujuan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mulailah dengan rasa senang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah merasa terbebani dengan tujuan hidup anda. Coba&lt;br /&gt;nikmati hidup dan jalan yang anda tempuh. Jika sejak awal anda sudah&lt;br /&gt;merasa 'tidak suka' rasanya motivasi hidup tidak akan pernah anda&lt;br /&gt;miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berlatih dengan keras&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa tidak, anda harus berlatih terus bila ingin mendapatkan&lt;br /&gt;hasil terbaik. Pada dasarnya tidak ada yang tidak dapat anda raih&lt;br /&gt;jika anda terus berusaha keras. Semakin giat berlatih semakin mudah&lt;br /&gt;pula mengatasi setiap kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya, motivasi adalah 'sesuatu' yang dapat menumbuhkan&lt;br /&gt;semangat anda dalam rangka mencapai tujuan. Dengan motivasi yang&lt;br /&gt;kuat di dalam diri sendiri, anda akan memiliki apresiasi dan&lt;br /&gt;penghargaan yang tinggi terhadap diri dan hidup ini. Sehingga anda&lt;br /&gt;pun nggak ragu lagi melangkah mencapai tujuan dan cita-cita hidup&lt;br /&gt;anda..!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-113306970260926044?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/113306970260926044/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=113306970260926044' title='23 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113306970260926044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113306970260926044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/11/membangun-motivasi-dalam-diri.html' title='Membangun Motivasi Dalam Diri'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>23</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-113306723427614434</id><published>2005-11-27T11:53:00.000+07:00</published><updated>2005-11-27T11:53:54.413+07:00</updated><title type='text'>Ketika ALLAH Berkata Tidak</title><content type='html'>Assalamu'alaikum wr. wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini ada kumpulan kata-kata yang bermakna ..... semoga bermanfaat ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETIKA ALLAH BERKATA TIDAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika manusia berdo'a,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Allah ambillah kesombonganku dariku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika manusia berdo'a,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Allah sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak. Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika manusia berdo'a,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Allah beri aku kesabaran."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah   berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak. Kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cobaan tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diberikan, kau harus meraihnya sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika manusia berdo'a,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Allah beri aku kebahagiaan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak. Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menghargai keberkahan itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika manusia berdo'a,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Allah jauhkan  aku dari kesusahan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah   berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu pada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika manusia berdo'a,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Allah beri aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah  berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak. Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmati segala hal."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika manusia berdo'a,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Allah bantu aku MENCINTAI orang lain, sebesar cintaMu padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berkata...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Akhirnya kau mengerti ...!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang  kala  kita berpikir bahwa Allah tidak adil, kita telah susah payah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memanjatkan doa,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meminta dan berusaha, pagi-siang-malam, tapi tak  ada hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mengharapkan diberi pekerjaan, puluhan-bahkan ratusan lamaran  telah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita kirimkan tak ada jawaban sama sekali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;orang lain dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sudah bekerja keras dalam pekerjaan mengharapkan jabatan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi justru orang lain yang mendapatkannya-tanpa  susah payah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita  mengharapkan diberi pasangan hidup yang baik dan sesuai,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berakhir dengan penolakkan dan kegagalan, orang lain dengan mudah berganti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita menginginkan harta yang berkecukupan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun kebutuhanlah  yang  terus meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita bayangkan diri kita seperti anak kecil yang sedang demam dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pilek,  lalu kita melihat tukang es.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita yang sedang panas badannya merasa haus dan merasa dengan minum es&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dapat mengobati rasa demam (maklum anak kecil).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kita meminta pada orang tua kita (seperti kita berdoa  memohon  pada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah) dan merengek agar dibelikan es.                 Orangtua kita tentu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lebih  tahu  kalau  es dapat memperparah penyakit kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu dengan segala dalih kita tidak dibelikan es.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua kita tentu ingin kita sembuh dulu  baru boleh minum es yang lezat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu  pula  dengan Allah, segala yang kita minta Allah tahu apa yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;paling baik bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin tidak sekarang, atau tidak di dunia ini Allah mengabulkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Allah tahu yang terbaik yang kita tidak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sembuhkan dulu diri kita sendiri dari "pilek" dan "demam".... dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terus berdoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Bermanfaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum..wr..wb&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-113306723427614434?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/113306723427614434/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=113306723427614434' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113306723427614434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113306723427614434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/11/ketika-allah-berkata-tidak.html' title='Ketika ALLAH Berkata Tidak'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-113306706757510071</id><published>2005-11-27T11:50:00.000+07:00</published><updated>2005-11-27T11:51:07.713+07:00</updated><title type='text'>Mengingat Kematian</title><content type='html'>&lt;p&gt;Seorang lelaki sedang tiduran di bawah pohon apel. Tiba-tiba salah satu dari buah apel gugur dan menimpa salah satu bagian badannya. Laki-laki itu lantas berpikir. Kenapa barang ini jatuh ke bawah? Bagi orang biasa, jatuh ke bawah adalah hal biasa, sebab yang namanya jatuh, sudah pasti ke bawah. Tidak perlu pemikiran yang lebih sulit lagi. Tapi bagi laki-laki berotak cerdas ini menjadi hal yang luar biasa. Dan dari gerilya pemikiran laki-laki inilah lahir teori gravitasi bumi yang mashur itu. Dan laki-laki itu bernama Newton, fisikawan Eropa.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tiba-tiba, suatu hari saya mengingat laki-laki itu. Sebab ketika saya sedang santai di bawah pohon mangga, setelah letih bekerja, tiba-tiba salah satu buah mangga, jatuh dan menimpa saya. Karena otak saya tidak secerdas otak Newton, kejadian itu juga saya pandang biasa-biasa saja. Tapi ada satu yang menjadi luar biasa adalah, ketika yang jatuh itu adalah buah yang masih muda. Bahkan untuk menjadi masak, buah ini perlu proses alamiah yang lebih lama lagi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kenapa mangga muda yang jatuh? Bukankah ada mangga yang lebih layak jatuh terlebih dahulu? Pandangan umum manusia, suatu saat akan sangat berbeda dengan kekuasaan Sang Maha pencipta. Kita mengatakan, benda ini layaknya begini dan begitu. Tapi, Allah SWT mempunyai hak prerogatif untuk berkata dan bertindak lain. Dalam bahasa orang-orang yang beriman: Apa yang terjadi di dunia ini, sudah barang tentu ada dalam lingkup qada dan qadar-Nya. Dan jatuhnya mangga muda itu, tak hanya sekedar terkena tiupan angin yang berhembus belaka, tapi di balik itu semua, Allah SWT ikut berperan di dalamnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Alhamdulillah, dari jatuhnya mangga itu, saya diingatkan untuk yang kesekian kalinya oleh Allah, untuk mengingat kembali sesuatu yang sangat penting, yaitu kematian. Ada sebuah kisah, bahwa seorang saleh zaman dulu, pernah meletakkan batu nisan di depan pintu rumahnya. Tujuannya tak ada lain hanyalah agar setiap saat ia bisa mengingat kematian. Itu tentu wajar -wajar saja, sebab datangnya ajal adalah sebuah kepastian, dan tak ada satu mahlukpun yang mengetahuinya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang ajalnya. Dan Allah maha mengtahui apa yang kamu kerjakan. (QS 63:11)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dan dalam perjlanan hidup saya, saya tidak harus meletakkan batu nisan di depan pintu rumah saya. Kalau berpikir ke belakang sana, sudah sangat sering sebenarnya saya diingatkan tentang hal tersebut. Hal-hal yang seharusnya saya lebih waspada dan cepat-cepat berbuat amal kebaikan. Sebelum kematian menjemput saya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ketika saya berumur sepuluh tahun, adik yang sangat saya sayangi, adik yang selalu saya gendong ke sana ke mari kalau ibu saya memasak atau ke kebun, dipanggil oleh Allah SWT. Masuk SMP, kembali Allah mengingatkan saya, dengan meninggalnya bapak saya, yang baru berusia 40-an. Umur yang masih sangat produktif, dan saya masih sangat membutuhkan pendidikan darinya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Setelah meninggalnya bapak saya, saya jadi sering sekali pergi ke kuburan untuk men-ziarahi makamnya. Atau saya sangat sering pergi ke tempat tersebut, karena saya sering ikut menggali kubur kalau saudara atau tetangga saya meninggal.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dewasa sedikit, saya lebih sering masuk ke liang lahat, untuk menghadapkan wajah sang mayat ke kiblat, sebelum ditimbun dengan tanah. Saya sering sekali melihat wajah-wajah terakhir orang yang mau menghadap-Nya. Atau saya sering sekali diajak oleh mudin, orang yang mengurusi tentang kematian di kampung untuk menjadi asistennya. Saya membantu mempersiapkan kain kafan, ikut memandikan jika mayatnya laki-laki dan sekaligus ikut membantu membungkusnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sebelum saya berangkat merantau ke Brunei, saya banyak dihubungi tokoh-tokoh masyarkat desa saya, agar saya jangan merantau lagi. Mereka menginginkan saya agar jadi Kaur Kesra, Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat. Yaitu suatu struktur organisasi desa yang mengurusi tentang kesejahteraan rakyat, pernikahan dan sekaligus tentang urusan kematian. Tapi saya menolak dengan sopan. Saya merasa masih terlalu muda untuk mengurusi hal kemasyarakatan, dan lebih menghormati senior saya, tentu yang ilmu agamanya lebih dari saya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dan hari-hari ini, alhamdulillah, Allah masih sayang kepada saya, bahwa di perantauan inipun Allah memberikan pekerjaan dengan sesuatu yang berhubungan dengan kematian. Setiap hari, kalau saya membuat mie putih ala Cina, saya harus mencuci kain putih sepanjang lima meter. Kain yang selalu mengingatkan saya kepada pembungkus mayat. Dan Kalau saya membuat tahu, juga saya selalu berhadapan dengan kain putih untuk menyaring susu kedele. Dan tentu saja ini juga mengingatkan saya kepada benda yang akan dibawa jika kelak kita meninggal dunia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Maka, ketika saya kejatuhan mangga muda, saya merenung. Sudah sering sekali Allah mengingatkan saya dengan hal-hal yang berhubungan dengan kematian, tapi apakah saya sendiri sudah ingat dengan kematian yang akan menimpa saya? Dan sudah cukupkah bekal saya jika tiba-tiba Izrail menemui saya? Sudahkah saya termasuk golongan orang-orang cerdas menurut prespektif Rasulullah? Karena menurut Rasulullah orang-orang yang cerdas adalah orang yang selalu mengingat kematian.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Saya meraba diri saya, dengan mengingat perbuatan selama hidup saya ini. Saya mencoba bercermin dengan para salafusshaleh, sudah sejauh manakah jejak mereka yang saya laksanakan. Dan sudah sejauh mana kelayakan saya jika menghadap-Nya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Otak saya terus bergerilya. Walaupun otak saya tidak secerdas seperti para penerima beasiswa, apalagi deretan ilmuwan fisika dan para penerima hadiah Nobel, seperti Newton misalnya, tapi mudah-muahan Allah memasukan saya kepada deretan orang-orang cerdas menurut kacamata khatamul ambiya, Muhammad SAW. Yang selalu mengingat akan datangnya kematian. Itulah yang tak henti-hentinya saya mohonkan pada-Nya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Semoga Bermanfaat Buat Kita Yang masih Hidup&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Wassalamu'alaikum..wr..wb&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-113306706757510071?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/113306706757510071/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=113306706757510071' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113306706757510071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113306706757510071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/11/mengingat-kematian.html' title='Mengingat Kematian'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-113302735225665061</id><published>2005-11-27T00:46:00.000+07:00</published><updated>2005-11-27T00:49:12.316+07:00</updated><title type='text'>Syukur Kita kepada Allah</title><content type='html'>Ketika sedang duduk santai di luar rumah, sambil menghabiskan es cendol yang tersisa saat berbuka puasa beberapa waktu lalu, tiba tiba seorang kawan yang tinggal jauh di negri seberang, mengirim SMS kepada saya. Isinya pendek tapi meyakinkan. "VCD pengajiannya sudah sampai apa belum?"&lt;br /&gt;Saya segera membalasnya, bahwa VCD tersebut belum sampai di tangan saya. Terlintaslah di memori otak saya, bahwa beberapa bulan yang lalu, dia juga baru saja mengirimkan dua VCD kepada saya. Semuanya berisi tentang aktifitas ke-Islam-an dia dan kawan-kawannya di negara tempat mereka bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba saya terdiam. Namun otak saya jadi tambah keras berpikir. Dia sudah mau dua kali mengirimkan sesuatu kepada saya, tapi saya belum satu kalipun membalas sesuatupun kepada dia. Ya, saya merasa diri saya sangat keterlaluan. Saya telah banyak dibuat baik oleh orang lain tetapi kenapa tidak secepatnya membalas kebaikan itu?&lt;br /&gt;Tidak hanya kepada teman yang satu ini saja, tetapi kepada beberapa sahabat yang lainpun,karena sesuatu dan lain hal, ahirnya saya belum bisa membalas budi baik mereka. Saya baru bisa memberinya ungkapan 'terima kasih', yang kadang selalu saya iringi dengan doa kecil 'semoga kebaikan anda kepada saya akan menjadi pemberat kelak di akherat'. Baru sebatas itu saja. Rasa terima kasih saya belum bisa saya aplikasikan dalam bentuk kebendaan, atau dalam bentuk barang nyata. Ingin sekali rasanya membalas mereka, minimal seperti barang yang mereka berikan kepada saya. Namun lagi-lagi saya tersendat untuk membalasnya. Maafkan sahabat-sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, apa yang telah dilakukan sahabat-sahabat saya itu, mengingatkan kepada saya ketika bangun untuk makan sahur di suatu hari. Waktu itu badan saya sangat letih setelah bekerja seharian tanpa ada istirahat. Seluruh tubuh terasa pegal semua. Dengan kekuatan yang tersisa saya bangun. Kemudian makan sahur, mengambil air wudlu, dan saya sempatkan juga untuk shalat dua rakaat. Keletihan itu baru bisa hilang setelah shalat subuh.&lt;br /&gt;Pagi harinya, saya masih bisa mandi. Masih bisa menikmati matahari. Masih bisa buang air kecil, buang air besar, gigi tidak sakit, metabolisme tubuh masih berjalan sempurna, mata masih bisa untuk melihat dan segala kegiatan dan pekerjaan masih bisa saya kerjakan dengan baik di hari itu. Pendek kata saya masih diberi kesehatan. Baik fisik maupun mental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah yang membuat saya menjadi punya kekuatan seperti itu? Siapakah yang telah berbuat sangat baik kepada saya? Siapa? Tentu jawabannya tiada lain adalah Allah SWT. Sang pemegang kehidupan ini.&lt;br /&gt;Lantas, akankah saya diam setelah mengetahui bahwa saya telah diperbuat sangat baik oleh Yang Maha Agung? Akankah saya hanya mengucapkan 'terima kasih' saja tanpa ada aplikasi dari rasa terima kasih itu, seperti yang sedang saya alami dengan sahabat-sahabat saya itu?&lt;br /&gt;Lagi-lagi saya disodori ilmu yang sangat tinggi dari kejadian ini semua. Bahwa Allah memang tidak membutuhkan apa-apa dari kita. Dia maha segalanya. Tapi rasa syukur kita atas segala pemberian-Nya adalah suatu kewajiban mutlak kita sebagai hamba. Syukur yang tidak hanya sebatas kata-kata. Syukur yang tidak hanya sebatas pemanis bibir dan retorika belaka. Tapi bentuk syukur yang dibarengi dengan amal kita, kerja nyata kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah SWT sudah mengingatkan, bahwa siapa yang bersyukur pada-Nya, maka Allah akan menambahkan rizki pada kita. Tapi sebaliknya, siapa saja yang kufur pada-Nya, yang mengingkari segala pemberian-Nya, maka ingatlah, adzab Allah sangat pedih. Mudah-mudahan kerja kita sehari-hari, termasuk dalam bentuk syukur kita kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Bermanfaat Untuk Menjadi Renungan Kita Bersama..Amiin&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum..wr..wb&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-113302735225665061?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/113302735225665061/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=113302735225665061' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113302735225665061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113302735225665061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/11/syukur-kita-kepada-allah.html' title='Syukur Kita kepada Allah'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-113302680789428287</id><published>2005-11-27T00:35:00.000+07:00</published><updated>2005-11-27T01:02:25.800+07:00</updated><title type='text'>When Life Is Hard ....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/1600/image002.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/320/image002.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;When life is hard and need some refreshing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;there is only one thing to do&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-113302680789428287?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/113302680789428287/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=113302680789428287' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113302680789428287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113302680789428287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/11/when-life-is-hard.html' title='When Life Is Hard ....'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-113302562586822862</id><published>2005-11-27T00:14:00.000+07:00</published><updated>2005-11-27T00:20:30.253+07:00</updated><title type='text'>Resiko Punya Suami Programmer</title><content type='html'>met malam, ma maaf papa pulang telat lagi. sekarang papa logged in&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah papa bawa oleh-oleh yang mama minta?�&lt;br /&gt;bad command or filename.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi mama kan sudah bilang dari tadi pagi�!?�&lt;br /&gt;errorneous syntax. abort&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terus, bagaimana dengan beli perabot baru?�&lt;br /&gt;variable not found&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oke deh.. kalo gitu, mama pinjem kartu kreditnya, mama mau belanja sendiri aja.�&lt;br /&gt;sharing violation. access denied..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;huh! apakah papa lebih mencintai komputer daripada mama? atau papa hanya main-main saja?�&lt;br /&gt;too many parameters&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini kesalahan terbesar mama, menikahi orang idiot seperti papa..&lt;br /&gt;data type mismatch.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;papa tidak berguna!&lt;br /&gt;it's by default.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagaimana dengan gaji papa?&lt;br /&gt;file in use try later.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo gitu, papa anggap apa posisi mama di keluarga ini?�&lt;br /&gt;unknown virus!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-113302562586822862?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/113302562586822862/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=113302562586822862' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113302562586822862'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113302562586822862'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/11/resiko-punya-suami-programmer.html' title='Resiko Punya Suami Programmer'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-113302119067015756</id><published>2005-11-26T23:05:00.000+07:00</published><updated>2005-11-26T23:06:30.766+07:00</updated><title type='text'>Minta dipeluk</title><content type='html'>&lt;tt&gt;Berdasarkan hasil penelitian, kita butuh empat kali&lt;br /&gt;pelukan per hari untuk bertahan hidup, delapan supaya&lt;br /&gt;tetap sehat, dan dua belas kali untuk pertumbuhan. Jika&lt;br /&gt;ingin terus tumbuh, kita butuh dua belas pelukan per hari.&lt;br /&gt;Pelukan berkhasiat menyehatkan tubuh. Pelukan merangsang&lt;br /&gt;kekebalan tubuh kita. Pelukan membuat kita merasa&lt;br /&gt;istimewa. Pelukan memanjakan sifat kekanak-kanakan yang&lt;br /&gt;ada dalam diri kita. Pelukan membuat kita lebih merasa&lt;br /&gt;akrab dengan keluarga dan teman-teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, banyak dari kita dibesarkan dalam rumah yang di&lt;br /&gt;dalamnya pelukan adalah sesuatu yang tidak lazim, dan kita&lt;br /&gt;mungkin merasa tidak nyaman minta dipeluk dan memeluk.&lt;br /&gt;Kita mungkin  pernah digoda sebagai �si anak manja�. Dari&lt;br /&gt;proyek penelitian selama setahun, kami menemukan bahwa 83&lt;br /&gt;persen peserta jajak pendapat menerima kurang dari satu&lt;br /&gt;kali pelukan sehari (rata-rata sekitar empat pelukan&lt;br /&gt;sepekan). Sembilan puluh tujuh persen peserta menginginkan&lt;br /&gt;lebih banyak lagi pelukan daripada yang telah mereka&lt;br /&gt;terima. Jangan pernah merasa malu atas kebutuhan alamiah&lt;br /&gt;Anda untuk disentuh dan dipeluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami mendorong Anda untuk mendapatkan dan meminta pelukan&lt;br /&gt;yang Anda butuhkan. Ucapan sederhana, �Peluk saya, dong�&lt;br /&gt;amat membantu kita agar bisa mendapatkan lebih banyak&lt;br /&gt;pelukan. Targetkan meminta dan mendapatkan dua belas kali&lt;br /&gt;pelukan dalam sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:  The Aladdin Factor, Jack Canfield &amp;amp; Mark Victor&lt;br /&gt;Hansen.&lt;/tt&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-113302119067015756?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/113302119067015756/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=113302119067015756' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113302119067015756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113302119067015756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/11/minta-dipeluk.html' title='Minta dipeluk'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-113301990867881558</id><published>2005-11-26T22:43:00.000+07:00</published><updated>2005-11-26T22:45:08.766+07:00</updated><title type='text'>Seni Dalam Bergaul</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;strong&gt;1. AKU AMAN BAGIMU&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Kita tidak boleh menjadi seorang yang merugikan orang&lt;br /&gt;lain, terlebih kalau kita simak Rasulullah Saw.&lt;br /&gt;bersabda, "Muslim yang terbaik adalah muslim yang&lt;br /&gt;muslim lainnya selamat/merasa aman dari gangguan lisan&lt;br /&gt;dan tangannya." (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Hindari penghinaan&lt;br /&gt;Apapun yang bersifat merendahkan, ejekan, penghinaan&lt;br /&gt;dalam bentuk apapun terhadap seseorang, baik tentang&lt;br /&gt;kepribadian, bentuk tubuh, dan sebagainya, jangan&lt;br /&gt;pernah dilakukan, karena tak ada masalah yang selesai&lt;br /&gt;dengan penghinaan, mencela, merendahkan, yang ada&lt;br /&gt;adalah perasaan sakit hati serta rasa dendam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Hindari ikut campur urusan pribadi&lt;br /&gt;Hindari pula ikut campur urusan pribadi seseorang yang&lt;br /&gt;tidak ada manfaatnya jika kita terlibat. Seperti yang&lt;br /&gt;kita maklumi setiap orang punya urusan pribadi yang&lt;br /&gt;sangat sensitif, yang bila terusik niscaya akan&lt;br /&gt;menimbulkan kemarahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Hindari memotong pembicaraan&lt;br /&gt;Sungguh  dongkol bila kita sedang berbicara kemudian&lt;br /&gt;tiba-tiba dipotong dan disangkal, berbeda halnya bila&lt;br /&gt;uraian tuntas dan kemudian dikoreksi dengan cara yag&lt;br /&gt;arif, niscaya kita pun berkecenderungan menghargainya&lt;br /&gt;bahkan mungkin menerimanya. Maka latihlah diri kita&lt;br /&gt;untuk bersabar dalam mendengar dan mengoreksi dengan&lt;br /&gt;cara yang terbak pada waktu yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Hindari membandingkan&lt;br /&gt;Jangan pernah dengan sengaja membandingkan jasa,&lt;br /&gt;kebaikan, penampilan, harta, kedudukan seseorang&lt;br /&gt;sehingga yang mendengarnya merasa dirinya tidak&lt;br /&gt;berharga, rendah atau merasa terhina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Jangan membela musuhnya, mencaci kawannya&lt;br /&gt;Membela musuh maka dianggap bergabung dengan musuhnya,&lt;br /&gt;begitu pula mencaci kawannya berarti memusuhi dirinya.&lt;br /&gt;Bersikaplah yang netral, sepanjang diri kita&lt;br /&gt;menginginkan kebaikan bagi semua pihak, dan sadar&lt;br /&gt;bahwa untuk berubah harus siap menjalani proses dan&lt;br /&gt;tahapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Hindari merusak kebahagiannya&lt;br /&gt;Bila seseorang  sedang berbahagia, janganlah melakukan&lt;br /&gt;tindakan yang akan merusak kebahagiaanya. Misalkan ada&lt;br /&gt;seseorang yang merasa beruntung mendapatkan hadiah&lt;br /&gt;dari luar negeri, padahal kita tauh persis bahwa&lt;br /&gt;barang tersebut buatan dalam negeri, maka kita tak&lt;br /&gt;perlu menyampaikannya, biarlah dia berbahagia&lt;br /&gt;mendapatkan oleh-oleh tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Jangan mengungkit masa lalu&lt;br /&gt;Apalagi jika yang diungkit adalah kesalahan, aib atau&lt;br /&gt;kekurangan yang sedang berusaha ditutupi. Ingatlah&lt;br /&gt;bahwa setiap orang memiliki kesalahan yang sangat&lt;br /&gt;ingin disembunyikannya, termasuk diri kita, maka&lt;br /&gt;jangan pernah usil untuk mengungkit dan&lt;br /&gt;membeberkannya, hal seperti ini sama denga mengajak&lt;br /&gt;bermusuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;h. Jangan mengambil haknya&lt;br /&gt;Jangan pernah terpikir untuk menikmati hak orang lain,&lt;br /&gt;setiap gangguan terhadap hak seseorang akan&lt;br /&gt;menimbulkan rasa tidak suka dan perlawanan yang tentu&lt;br /&gt;akan merusak hubungan.. Sepatutnya kita harus belajar&lt;br /&gt;menikmati hak kita, agar  bermanfaat dan menjadi bahan&lt;br /&gt;kebahagiaan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i. Hati-hati dengan kemarahan&lt;br /&gt;Bila anda marah, maka waspadalah karenan kemarahan&lt;br /&gt;yang tak terkendali biasanya menghasilkan kata dan&lt;br /&gt;perilaku yang keji, yang sangat melukai, dan tentu&lt;br /&gt;perbuatan ini akan menghancurkan hubungan baik di&lt;br /&gt;lingkungan manapun. Kita harus mulai berlatih&lt;br /&gt;mengendalikan kemarahan sekuat tenaga dan tak usah&lt;br /&gt;sungkan untuk meminta maaf andai kata ucaan dirasakan&lt;br /&gt;berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;j. Jangan menertawakannya&lt;br /&gt;Sebagian besar dari sikap menertawakan seseorang&lt;br /&gt;adalah karena kekurangannnya, baik sikap, penampilan,&lt;br /&gt;bentuk rupa, ucapan dan lain sebagainya, dan ingatlah&lt;br /&gt;bahwa tertawa yang tidak pada tempatnya serta&lt;br /&gt;berlebihan akan mengundang rasa sakit hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;k. Hati-hati dengan penampilan, bau badan dan bau&lt;br /&gt;mulut&lt;br /&gt;Tidak ada salahnya kita selalu mengontrol penampilan,&lt;br /&gt;bau badan atau mulut kita, karena penampilan atau bau&lt;br /&gt;badan yang tidak segar akan  membuat orang lain merasa&lt;br /&gt;terusik kenyamanannya, dan cenderung ingin menghindari&lt;br /&gt;kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. AKU MENYENANGKAN BAGIMU&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;a. Wajah yang selalu cerah ceria&lt;br /&gt;Rasulullah senantiasa berwajah ceria, beliau pernah&lt;br /&gt;besabda, "Janganlah terlalu membebani jiwamu dengan&lt;br /&gt;segala kesungguhan hati. Hiburlah dirimu dengan&lt;br /&gt;hal-hal yang ringan dan lucu, sebab bila hati terus&lt;br /&gt;dipaksakan memikul beban-beban yang berat, ia akan&lt;br /&gt;menjadi buta". (Sunan Abu Dawud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Senyum tulus&lt;br /&gt;Rasulullah senantiasa tersenyum manis sekali dan ini&lt;br /&gt;sangat menyenangkan bagi siapapun yang menatapnya.&lt;br /&gt;Senyum adalah sedekah, senyuman yang tulus memiliki&lt;br /&gt;daya sentuh yang dalam ke dalam lubuk hati siapapun,&lt;br /&gt;senyum adalah nikmat Allah yang besar bagi manusia&lt;br /&gt;yang mencintai kebaikan. Senyum tidak dimiliki oleh&lt;br /&gt;orang-orang yang keji, sombong, angkuh, dan orang yang&lt;br /&gt;busuk hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Kata-kata yang santun dan lembut&lt;br /&gt;Pilihlah kata-kata yang paling  sopan dengan dan&lt;br /&gt;sampaikan dengan cara yang lembut, karena sikap&lt;br /&gt;seperti itulah yang dilakukan Rasulullah, ketika&lt;br /&gt;berbincang dengan para sahabatnya, sehingga terbangun&lt;br /&gt;suasana yang menyenangkan. Hindari kata yang kasar,&lt;br /&gt;menyakitkan, merendahkan, mempermalukan, serta hindari&lt;br /&gt;pula nada suara yang keras dan berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Senang menyapa dan mengucapkan salam&lt;br /&gt;Upayakanlah kita selalu menjadi orang yang paling&lt;br /&gt;dahulu dalam menyapa dan mengucapkan salam. Jabatlah&lt;br /&gt;tangan kawan kita penuh dengan kehangatan dan lepaslah&lt;br /&gt;tangan sesudah diepaskan oleh orang lain, karena&lt;br /&gt;demikianlah yang dicontohkan Rasulullah. Jangan lupa&lt;br /&gt;untuk menjawab salam dengan sempurna dan penuh&lt;br /&gt;perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Bersikap sangat sopan dan penuh penghormatan&lt;br /&gt;Rasulullah jikalau berbincang dengan para sahabatnya&lt;br /&gt;selalu berusaha menghormati dengan cara duduk yang&lt;br /&gt;penuh perhatian, ikut tersenyum jika sahabatnya&lt;br /&gt;melucu, dan ikut merasa takjub ketika  sahabatnya&lt;br /&gt;mengisahkan hal yang mempesona, sehingga setiap orang&lt;br /&gt;merasa dirinya sangat diutamakan oleh Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Senangkan perasaannya&lt;br /&gt;Pujilah dengan tulus dan tepat terhadap sesuatu yang&lt;br /&gt;layak dipuji sambil kita kaitkan dengan kebesaran&lt;br /&gt;Allah sehingga yang dipuji pun teringat akan asal&lt;br /&gt;muasal nikmat yang diraihnya, nyatakan terima kasih&lt;br /&gt;dan do�akan. Hal ini akan membuatnya merasa bahagia.&lt;br /&gt;Dan ingat jangan pernah kikir untuk berterima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Penampilan yang menyenangkan&lt;br /&gt;Gunakanlah pakaian yang rapi, serasi dan harum.&lt;br /&gt;Menggunakan pakaian yang baik bukanlah tanda&lt;br /&gt;kesombongan, Allah Maha Indah dan menyukai keindahan,&lt;br /&gt;tentu saja dalam batas yang sesuai syariat yang&lt;br /&gt;disukai Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;h. Maafkan kesalahannya&lt;br /&gt;Jadilah pemaaf yang lapang dan tulus terhadap&lt;br /&gt;kekurangan dan kesalahan orang lain kepada kita,&lt;br /&gt;karena hal ini akan membuat bahagia dan senang&lt;br /&gt;siapapun yang pernah melakukan kekhilafan terhadap&lt;br /&gt;kita,  dan tentu hal ini pun akan mengangkat citra kita&lt;br /&gt;dihatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. AKU BERMANFAAT BAGIMU&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Keberuntungan kita bukanlah diukur dari apa yang kita&lt;br /&gt;dapatkan tapi dari nilai manfaat yang ada&lt;br /&gt;dari kehadiran kita, bukankah sebaik-baik diantara&lt;br /&gt;manusia adalah orang yang paling banyak&lt;br /&gt;manfaatnya bagi hamba-hamba Allah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Rajin bersilaturahmi&lt;br /&gt;Silaturahmi secara berkala, penuh perhatian, kasih&lt;br /&gt;sayang dan ketulusan walaupun hanya beberapa saat,&lt;br /&gt;benar-benar akan memiliki kesan yang mendalam, apalagi&lt;br /&gt;jikalau membawa hadiah, insya Allah akan menumbuhkan&lt;br /&gt;kasih sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Saling berkirim hadiah&lt;br /&gt;Seperti yang telah diungkap sebelumnya bahwa saling&lt;br /&gt;memberi dan berkirim hadiah akan menumbuhkan kasih&lt;br /&gt;sayang. Jangan pernah takut miskin dengan memberikan&lt;br /&gt;sesuatu, karena Allah yang Maha Kaya telah menjanjikan&lt;br /&gt;ganjaran dan jaminan tak akan miskin bagi ahli sedekah&lt;br /&gt;yang tulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Tolong dengan apapun &lt;br /&gt;Bersegeralah menolong dengan segala kemampuan, harta,&lt;br /&gt;tenaga, waktu atau setidaknya perhatian yang tulus,&lt;br /&gt;walau perhatian untuk mendengar keluh kesahnya.&lt;br /&gt;Apabila tidak mampu, maka do�akanlah, dan percayalah&lt;br /&gt;bahwa kebaikan sekecil apapun akan diperhatikan dan&lt;br /&gt;dibalas dengan sempurna oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Sumbangan ilmu dan pengalaman&lt;br /&gt;Jangan pernah sungkan untuk mengajarkan ilmu dan&lt;br /&gt;pengalaman yang dimiliki, kita harus berupaya agar&lt;br /&gt;ilmu dan pengalaman yang ada pada diri kita bisa&lt;br /&gt;menjadi jalan bagi kesuksesan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan&lt;br /&gt;tulus ikhlas maka, kebahagiaan dalam bergaul dengan&lt;br /&gt;siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan&lt;br /&gt;sesuatu dari orang melainkan kenikmatan kita adalah&lt;br /&gt;melakukan sesuatu untuk orang lain. Semata karena&lt;br /&gt;Allah SWT.&lt;/div&gt;    &lt;div&gt; &lt;/div&gt;    &lt;div&gt;Semoga Bermanfaat Bagi Kita Semua&lt;/div&gt;    &lt;div&gt;&lt;strong&gt;Wassalamu'alaikum..wr..wb&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-113301990867881558?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/113301990867881558/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=113301990867881558' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113301990867881558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/113301990867881558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/11/seni-dalam-bergaul.html' title='Seni Dalam Bergaul'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112848432527887274</id><published>2005-10-05T10:49:00.000+07:00</published><updated>2005-10-05T10:59:09.776+07:00</updated><title type='text'>Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam Tidak Pernah Shalat Tarawih Melebihi Sebelas Raka'at</title><content type='html'>Oleh&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita menetapkan, disyariatkannya berjama'ah dalam shalat tarawih berdasarkan ketetapan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, perbuatan beliau dan juga anjurannya ; Maka sudah seharusnya kami jelaskan juga beberapa jumlah raka'at yang dilaksanakan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam pada malam-malam yang beliau hidupkan bersama para sahabat. Dan perlu diketahui, bahwa dalam hal ini kami memiliki dua dalil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Pertama :&lt;br /&gt;Dari Abi Salamah bin Abdir-Rahman, bahwasanya ia pernah bertanya kepada 'Aisyah Radhiallahu 'anha tentang bagaimana shalat Rasulullah Shallallahu 'alihi wa sallam di bulan Ramadhan ? Beliau menjawab : "Baik pada bulan Ramadhan maupun pada bulan-bulan yang lain, beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah shalat malam melebihi sebelas raka'at[1] . Beliau shalat empat raka'at[2] ; jangan tanya soal bagus dan panjangnya. Kemudian beliau shalat lagi&lt;br /&gt;empat raka'at, jangan juga tanya soal bagus dan panjangnya. Kemudian beliau shalat (witir) tiga raka'at.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits tersebut diatas, diriwayatkan oleh Al-Bukhari (III : 25, IV : 205), Muslim (II : 166), Abu 'Uwanah (II : 327), Abu Dawud (I : 210), At-Tirmidzi (II : 302-303 cetakan Ahmad Syakir), An-Nasa'i (I : 248), Malik (I : 134), Al-Baihaqi (II : 495-496) dan Ahmad VI : 36,73, 104).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Kedua :&lt;br /&gt;Dari Jabir bin Abdullah Radhiallahu 'anhu bahwa beliau menuturkan : "Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah shalat bersama kami di bulan Ramadhan sebanyak delapan raka'at lalu beliau berwitir. Pada malam berikutnya, kamipun berkumpul di masjid sambil berharap beliau akan keluar. Kami terus menantikan beliau disitu hingga datang waktu fajar. Kemudian kami menemui beliau dan bertanya : "Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami menunggumu tadi malam, dengan harapan engkau akan shalat bersama kami". Beliau menjawab : "Sesungguhnya aku khawatir kalau (akhirnya) shalat itu menjadi wajib atas dirimu". [Diriwayatkan oleh Ibnu Nashar (hal 90), Ath-Thabrani dalam "Al-Mu'jamu Ash-Shagir" (hal 108). Dengan hadits yang sebelumnya, derajatnya hadist ini hasan. Dalam "Fathul Bari" demikian juga dalam "At-Talkhish" Al-Hafizh Ibnu Hajar mengisyaratkan bahwa hadits itu shahih, Namun beliau menyandarkan hadits itu kepada Ibnu Hibban dan Ibnu Khuzaimah masing-masing dalam Shahih-nya].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Tarawih Dua Puluh Raka'at Dha'if Sekali dan Tidak Dapat Dijadikan Hujjah Untuk Beramal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam "Fathul Bari" (IV : 205-206) Ibnu Hajar ketika menjelaskan hadits yang pertama, beliau menyatakan : "Adapun yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dari hadits Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam shalat di bulan Ramadhan dua puluh raka'at ditambah witir, sanad hadist ini adalah dha'if. Hadits 'Aisyah yang disebut dalam shahih Al-Bukhari dan Muslim ini juga bertentangan dengan hadits itu, padahal 'Aisyah sendiri lebih mengetahui seluk beluk kehidupan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pada waktu malam daripada yang lainnya". Pendapat serupa juga telah lebih dahulu diungkapkan oleh Az-Zailai' dalam "Nashbu ar-Rayah" (II : 153).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, setelah beliau menyebutkan hadits Jabir dari riwayat Ibnu Hibban, Imam As-Suyuthi berkomentar : "Kesimpulannya, riwayat tarawih 20 raka'at itu tak ada yang shahih dari perbuatan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Apa yang tersebut dalam riwayat Ibnu&lt;br /&gt;Hibban merupakan klimaks apa yang menjadi pendapat kami, karena (sebelumnya) kami telah berpegang dengan apa yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dari 'Aisyah Radhiallahu 'anha, yaitu : Bahwa beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam baik dalam bulan Ramadhan maupun dalam&lt;br /&gt;bulan lainnya tak pernah shalat malam melebihi 11 raka'at. Kedua hadits itu (Hadits Riwayat Ibnu Hibban dan Al-Bukhari) selaras, karena disebutkan disitu bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam shalat delapan raka'at, lalu menutupnya dengan witir tiga raka'at, sehingga berjumlah 11 raka'at. Satu hal lagi yang menjadi dalil, bahwa Nabi apabila mengamalkan satu amalan, beliau selalu melestarikannya. Sebagaimana beliau selalu meng-qadha shalat sunnah&lt;br /&gt;Dhuhur sesudah Ashar ; padahal shalat waktu itu pada asalnya haram. Seandainya beliau telah mengamalkan shalat tarawih 20 raka'at itu, tentu beliau akan mengulanginya. Kalau sudah begitu, tak mungkin 'Aisyah tidak mengetahui hal itu, sehingga ia membuat pernyataan seperti tersebut tadi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengatakan : "Ucapannya itu mengandung isyarat yang kuat bahwa beliau lebih memilih sebelas raka'at dan menolak riwayat yang 20 raka'at dari Ibnu Abbas karena terlalu lemah, coba renungkan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Disalin dari buku Shalatu At-Tarawih, edisi Indonesia Shalat Tarawih, Penyusun Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani, terbitan Pustaka At-Tibyan hal. 28 - 36 Penerjemah Abu Umar Basyir Al-Maidani]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112848432527887274?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112848432527887274/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112848432527887274' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112848432527887274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112848432527887274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/10/nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam.html' title='Nabi Shallallahu &apos;Alaihi Wa Sallam Tidak Pernah Shalat Tarawih Melebihi Sebelas Raka&apos;at'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112737126797085954</id><published>2005-09-22T13:36:00.000+07:00</published><updated>2005-09-22T13:41:07.980+07:00</updated><title type='text'>Orang - orang yang Didoakan oleh Malaikat</title><content type='html'>Orang - orang yang Didoakan oleh Malaikat&lt;br /&gt;Oleh : Syaikh Dr. Fadhl Ilahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman, "Sebenarnya (malaikat - malaikat itu) adalah hamba - hamba yang dimuliakan, mereka tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah - perintah-Nya.  Allah mengetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka dan yang dibelakang mereka, dan mereka tidak memberikan syafa'at melainkan kepada orang - orang yang diridhai Allah, dan mereka selalu berhati - hati karena takut kepada-Nya" (QS Al Anbiyaa' 26-28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah orang - orang yang didoakan oleh para malaikat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.  Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya.  Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa 'Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci'" (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Orang yang duduk menunggu shalat.  Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya 'Ya Allah, ampunilah ia.  Ya Allah sayangilah ia'" (Shahih Muslim no. 469)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Orang - orang yang berada di shaf bagian depan di dalam shalat.  Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra' bin 'Azib ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf - shaf terdepan" (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Orang - orang yang menyambung shaf (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalm shaf).  Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang - orang yang menyambung shaf - shaf" (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Para malaikat mengucapkan 'Amin' ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah. Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Jika seorang Imam membaca 'ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh dhaalinn', maka ucapkanlah oleh kalian 'aamiin', karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu" (Shahih Bukhari no. 782)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.  Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat akan selalu bershalawat kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, 'Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia'" (Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Orang - orang yang melakukan shalat shubuh dan 'ashar secara berjama'ah. Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal.  Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat 'ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat 'ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, 'Bagaimana kalian meninggalkan hambaku ?', mereka menjawab, 'Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat'" (Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.  Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda' ra., bahwasannya Rasulullah SAW bersabda, "Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan.  Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata 'aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan'" (Shahih Muslim no. 2733)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Orang - orang yang berinfak.  Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak'.  Dan lainnya berkata, 'Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit'" (Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.  Orang yang makan sahur. Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang - orang yang makan sahur" (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.  Orang yang menjenguk orang sakit.  Imam Ahmad meriwayatkan dari 'Ali bin Abi Thalib ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh" (Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, "Sanadnya shahih")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.  Seseorang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.  Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian.  Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain" (dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maraji' :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disarikan dari Buku Orang - orang yang Didoakan Malaikat, Syaikh Fadhl Ilahi, Pustaka Ibnu Katsir, Bogor, Cetakan Pertama, Februari 2005&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112737126797085954?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112737126797085954/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112737126797085954' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112737126797085954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112737126797085954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/orang-orang-yang-didoakan-oleh.html' title='Orang - orang yang Didoakan oleh Malaikat'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112730281606503043</id><published>2005-09-21T18:39:00.000+07:00</published><updated>2005-09-21T18:44:30.986+07:00</updated><title type='text'>Kisah Sebuah Jam</title><content type='html'>Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. "Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31.104.000 kali selama setahun?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ha?," kata jam terperanjat, "Mana sanggup saya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana kalau 86.400 kali dalam sehari?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Delapan puluh ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?" jawab jam penuh keraguan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana kalau 3.600 kali dalam satu jam?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam satu jam harus berdetak 3.600 kali? "Banyak sekali itu" tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada si jam. "Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Naaaa, kalau begitu, aku sanggup!" kata jam dengan penuh antusias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31.104.000 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas pekerjaan yang terasa begitu berat. Namun sebenarnya jika kita sudah menjalankannya, ternyata kita mampu, bahkan sesuatu yang mungkin semula kita anggap tidak mungkin untuk dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan berkata "tidak" sebelum Anda pernah mencobanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112730281606503043?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112730281606503043/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112730281606503043' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112730281606503043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112730281606503043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/kisah-sebuah-jam.html' title='Kisah Sebuah Jam'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112718644882543308</id><published>2005-09-20T10:14:00.000+07:00</published><updated>2005-09-20T14:01:51.393+07:00</updated><title type='text'>Anne Seorang Bayi Mungil</title><content type='html'>Seorang Bayi Mungil Hanya Mampu Hidup Selama 6 Jam, Tetapi ... Sepasang suami istri hidup bahagia. Sejak 10 tahun yang lalu, sang istri terlibat aktif dalam kegiatan untuk menentang ABORSI, karena menurut pandangannya, aborsi berarti membunuh seorang bayi. Setelah bertahun-tahun berumah-tangga, akhirnya sang istri hamil, sehingga pasangan tersebut sangat bahagia. Mereka menyebarkan kabar baik ini kepada famili, teman2 dan sahabat2, dan lingkungan sekitarnya. Semua orang ikut bersukacita dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi setelah beberapa bulan, sesuatu yang buruk terjadi. Dokter menemukan bayi kembar dalam perutnya, seorang bayi laki2 dan perempuan. Tetapi bayi perempuan mengalami kelainan, dan ia mungkin tidak bisa hidup sampai masa kelahiran tiba. Dan kondisinya juga dapat mempengaruhi kondisibayi laki2. Jadi dokter menyarankan untuk dilakukan aborsi, demi untuk sang ibu dan bayi laki2 nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta ini membuat keadaan menjadi terbalik. Baik sang suami maupun sang istri mengalami depressi. Pasangan ini bersikeras untuk tidak menggugurkan bayi perempuannya (membunuh bayi tsb), tetapi juga kuatir terhadap kesehatan bayi laki2nya. "Saya bisa merasakan keberadaannya, dia sedang tidur nyenyak", kata sang ibu di sela tangisannya. Lingkungan sekitarnya memberikan dukungan moral kepada pasangan tersebut, dengan mengatakan bahwa ini adalah kehendak Tuhan. Ketika sang istri semakin mendekatkan diri dengan Tuhan, tiba-tiba dia tersadar bahwa Tuhan pasti memiliki rencanaNya dibalik semua ini. Hal ini membuatnya lebih tabah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan ini berusaha keras untuk menerima fakta ini. Mereka mencari informasi di internet, pergi ke perpustakaan, bertemu dengan banyak dokter, untuk mempelajari lebih banyak tentang masalah bayi mereka. Satu hal yang mereka temukan adalah bahwa mereka tidak sendirian. Banyak pasangan lainnya yang juga mengalami situasi yang sama, dimana bayi mereka tidak dapat hidup lama. Mereka juga menemukan bahwa beberapa bayi akan mampu bertahan hidup, bila mereka mampu memperoleh donor organ dari bayi lainnya. Sebuah peluang yang sangat langka. Siapa yang mau mendonorkan organ bayinya ke orang lain ? Jauh sebelum bayi mereka lahir, pasangan ini menamakan bayinya, Jeffrey dan Anne. Mereka terus bersujud kepada Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada mulanya, mereka memohon keajaiban supaya bayinya sembuh. Kemudian mereka tahu, bahwa mereka seharusnya memohon agar diberikan kekuatan untuk menghadapi apapun yang&lt;br /&gt;terjadi, karena mereka yakin Tuhan punya rencanaNya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keajaiban terjadi, dokter mengatakan bahwa Anne cukup sehat untuk dilahirkan, tetapi&lt;br /&gt;ia tidak akan bertahan hidup lebih dari 2 jam. Sang istri kemudian berdiskusi dengan suaminya, bahwa jika sesuatu yang buruk terjadi pada Anne, mereka akan mendonorkan organnya. Ada dua bayi yang sedang berjuang hidup dan sekarat, yang sedang menunggu donor organ bayi. Sekali lagi, pasangan ini berlinangan air mata. Mereka menangis dalam posisi sebagai orang tua, dimana mereka bahkan tidak mampu menyelamatkan Anne.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan ini bertekad untuk tabah menghadapi kenyataan yg akan terjadi. Hari kelahiran tiba. Sang istri berhasil melahirkan kedua bayinya dengan selamat. Pada momen yang sangat! berharga tersebut, sang suami menggendong Anne dengan sangat hati-hati, Anne menatap ayahnya, dan tersenyum  dengan manis. Senyuman Anne yang imut tak akan pernah terlupakan dalam hidupnya. Tidak ada kata2 di dunia ini yang mampu menggambarkan perasaan pasangan tersebut pada saat itu. Mereka sangat bangga bahwa mereka sudah melakukan pilihan yang tepat (dengan tidak mengaborsi Anne), mereka sangat  bahagia melihat Anne yang begitu mungil tersenyum pada mereka, mereka sangat &lt;br /&gt;sedih karena kebahagiaan ini akan berakhir dalam beberapa jam saja. Sungguh tidak ada kata2 yang dapat mewakili perasaan pasangan tersebut. Mungkin hanya dengan air mata yang terus jatuh mengalir, air mata yang berasal dari jiwa mereka yang terluka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik sang kakek, nenek, maupun kerabat famili memiliki kesempatan untuk melihat Anne. Keajaiban terjadi lagi, Anne tetap bertahan hidup setelah lewat 2 jam. Memberikan kesempatan yang lebih banyak ! bagi keluarga tersebut untuk saling berbagi kebahagiaan. Tetapi Anne tidak mampu bertahan setelah enam jam.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para dokter bekerja cepat untuk melakukan prosedur pendonoran organ. Setelah beberapa minggu, dokter menghubungi pasangan tsb bahwa donor tsb berhasil. Dua bayi berhasil diselamatkan dari kematian. Pasangan tersebut sekarang sadar akan kehendak Tuhan. Walaupun Anne hanya hidup selama 6 jam, tetapi dia berhasil menyelamatkan dua nyawa. Bagi pasangan tersebut, Anne adalah pahlawan mereka, dan sang Anne yang mungil&lt;br /&gt;akan hidup dalam hati mereka selamanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 3 point penting yang dapat kita renungkan dari kisah ini :&lt;br /&gt;1. SESUNGGUHNYA, tidaklah penting berapa lama kita hidup, satu hari ataupun bahkan seratus tahun. Hal yang benar2 penting adalah apa yang kita telah kita lakukan selama hidup kita, yang bermanfaat bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.SESUNGGUHNYA, tidaklah penting berapa lama perusahaan kita  telah berdiri, satu tahun ataupun bahkan dua ratus tahun. Hal yang benar2 penting adalah apa yang dilakukan perusahaan kita selama ini, yang bermanfaat bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Ibu Anne mengatakan "Hal terpenting bagi orang tua bukanlah mengenai bagaimana karier anaknya di masa mendatang, dimana mereka tinggal, maupun berapa banyak uang yang mampu mereka hasilkan. Tetapi hal terpenting bagi kita sebagai orang tua adalah untuk memastikan bahwa anak2 kita melakukan hal2 terpuji selama hidupnya, sehingga ketika kematian menjemput mereka, mereka akan menuju surga".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Tidak Diketahui&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112718644882543308?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112718644882543308/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112718644882543308' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112718644882543308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112718644882543308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/anne-seorang-bayi-mungil.html' title='Anne Seorang Bayi Mungil'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112709998627411256</id><published>2005-09-19T10:02:00.000+07:00</published><updated>2005-09-19T10:19:47.673+07:00</updated><title type='text'>Cinta laki-laki biasa</title><content type='html'>Menjelang hari H, Nania masih saja sulit mengungkapkan alasan kenapa dia mau menikah &lt;br /&gt;dengan lelaki itu. Baru setelah menengok ke belakang, hari-hari yang dilalui, gadis cantik itu sadar, keheranan yang terjadi bukan semata miliknya, melainkan menjadi milik banyak orang; Papa dan Mama, kakak-kakak, tetangga, dan teman-teman Nania. Mereka ternyata sama herannya. &lt;br /&gt;Kenapa? Tanya mereka di hari Nania mengantarkan surat undangan. &lt;br /&gt;Saat itu teman-teman baik Nania sedang duduk di kantin menikmati hari-hari sidang yang baru saja berlalu. Suasana sore di kampus sepi. Berpasang-pasang mata tertuju pada gadis itu. Tiba-tiba saja pipi Nania bersemu merah, lalu matanya berpijar bagaikan lampu neon limabelas watt. Hatinya sibuk merangkai kata-kata yg barangkali beterbangan di otak melebihi kapasitas. Mulut Nania terbuka. Semua menunggu. Tapi tak ada apapun yang keluar dari sana. Ia hanya menarik nafas, mencoba bicara dan? menyadari, dia tak punya kata-kata! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu gadis berwajah indo itu mengira punya banyak jawaban, alasan detil dan spesifik, kenapa bersedia menikah dengan laki-laki itu. Tapi kejadian di kampus adalah kali kedua Nania yang pintar berbicara mendadak gagap. Yang pertama terjadi tiga bulan lalu saat Nania menyampaikan keinginan Rafli untuk melamarnya. Arisan keluarga Nania dianggap momen yang tepat karena semua berkumpul, bahkan hingga generasi ketiga, sebab kakak-kakaknya yang sudah berkeluarga membawa serta buntut mereka. &lt;br /&gt;Kamu pasti bercanda! &lt;br /&gt;Nania kaget. Tapi melihat senyum yang tersungging di wajah kakak tertua, disusul senyum serupa dari kakak nomor dua, tiga, dan terakhir dari Papa dan Mama membuat Nania menyimpulkan: mereka serius ketika mengira Nania bercanda. Suasana sekonyong-konyong hening. Bahkan keponakan-keponakan Nania yang balita melongo dengan gigi-gigi mereka yang ompong. Semua menatap Nania! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nania serius! tegasnya sambil menebak-nebak, apa lucunya jika Rafli memang melamarnya. Tidak ada yang lucu, suara Papa tegas, Papa hanya tidak mengira Rafli berani melamar anak Papa yang paling cantik! Nania tersenyum. Sedikit lega karena kalimat Papa barusan adalah pertanda baik. Perkiraan Nania tidak sepenuhnya benar sebab setelah itu berpasang-pasang mata kembali menghujaninya, seperti tatapan mata penuh selidik seisi ruang pengadilan pada tertuduh yang duduk layaknya pesakitan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Nania tidak serius dengan Rafli, kan? Mama mengambil inisiatif bicara, masih seperti biasa dengan nada penuh wibawa, maksud Mama siapa saja boleh datang melamar siapapun, tapi jawabannya tidak harus iya, toh? Nania terkesima. &lt;br /&gt;Kenapa? Sebab kamu gadis Papa yang paling cantik. Sebab kamu paling berprestasi dibandingkan kami. Mulai dari ajang busana, sampai lomba beladiri. Kamu juga juara debat bahasa Inggris, juara baca puisi seprovinsi. Suaramu bagus! Sebab masa depanmu cerah. Sebentar lagi kamu meraih gelar insinyur. Bakatmu yang lain pun luar biasa. Nania sayang, kamu bisa mendapatkan laki-laki manapun yang kamu mau! Nania memandangi mereka, orang-orang yang amat dia kasihi, Papa, kakak-kakak, dan terakhir &lt;br /&gt;Mama. Takjub dengan rentetan panjang uraian mereka atau satu kata 'kenapa' yang barusan Nania lontarkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nania Cuma mau Rafli, sahutnya pendek dengan airmata mengambang di kelopak. &lt;br /&gt;Hari itu dia tahu, keluarganya bukan sekadar tidak suka, melainkan sangat tidak menyukai Rafli. Ketidaksukaan yang mencapai stadium empat. Parah. &lt;br /&gt;Tapi kenapa? Sebab Rafli cuma laki-laki biasa, dari keluarga biasa, dengan pendidikan biasa, berpenampilan biasa, dengan pekerjaan dan gaji yg amat sangat &lt;br /&gt;biasa. Bergantian tiga saudara tua Nania mencoba membuka matanya. &lt;br /&gt;Tak ada yang bisa dilihat pada dia, Nania! Cukup! Nania menjadi marah. Tidak pada tempatnya ukuran-ukuran duniawi menjadi parameter kebaikan seseorang menjadi manusia. Di mana iman, di mana tawakkal hingga begitu mudah menentukan masa depan seseorang dengan melihat pencapaiannya hari ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya Nania lagi-lagi gagal membuka mulut dan membela Rafli. Barangkali karena Nania memang tidak tahu bagaimana harus membelanya. Gadis itu tak punya fakta dan data konkret yang bisa membuat Rafli tampak 'luar biasa'. Nania Cuma punya idealisme berdasarkan perasaan yang telah menuntun Nania menapaki hidup hingga umur duapuluh tiga. Dan nalurinya menerima Rafli. Di sampingnya Nania bahagia. Mereka akhirnya menikah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** &lt;br /&gt;Setahun pernikahan. Orang-orang masih sering menanyakan hal itu, masih sering berbisik-bisik di belakang Nania, apa sebenarnya yang dia lihat dari Rafli. Jeleknya, Nania masih belum mampu juga menjelaskan kelebihan-kelebihan Rafli agar tampak di mata mereka. Nania hanya merasakan cinta begitu besar dari &lt;br /&gt;Rafli, begitu besar hingga Nania bisa merasakannya hanya dari sentuhan tangan, &lt;br /&gt;tatapan mata, atau cara dia meladeni Nania. Hal-hal sederhana yang membuat perempuan itu sangat bahagia. Tidak ada lelaki yang bisa mencintai sebesar cinta &lt;br /&gt;Rafli pada Nania. Nada suara Nania tegas, mantap, tanpa keraguan. Ketiga saudara Nania hanya memandang lekat, mata mereka terlihat tak percaya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nia, siapapun akan mudah mencintai gadis secantikmu! Kamu adik kami yang tak hanya &lt;br /&gt;cantik, tapi juga pintar! Betul. Kamu adik kami yang cantik, pintar, dan punya kehidupan sukses! Nania merasa lidahnya kelu. Hatinya siap memprotes. Dan kali ini dilakukannya sungguh-sungguh. Mereka tak boleh meremehkan Rafli. Beberapa lama keempat adik dan kakak itu beradu argumen. Tapi Rafli juga tidak jelek, Kak! &lt;br /&gt;Betul. Tapi dia juga tidak ganteng kan? Rafli juga pintar! Tidak sepintarmu, Nania. &lt;br /&gt;Rafli juga sukses, pekerjaannya lumayan. Hanya lumayan, Nania. Bukan sukses. Tidak sepertimu. Seolah tak ada apapun yang bisa meyakinkan kakak-kakaknya, bahwa adik mereka beruntung mendapatkan suami seperti Rafli. Lagi-lagi percuma. Lihat hidupmu, Nania. Lalu lihat Rafli! Kamu sukses, mapan, kamu bahkan tidak perlu lelaki untuk menghidupimu. Teganya kakak-kakak Nania mengatakan itu semua. Padahal adik mereka sudah menikah dan sebentar lagi punya anak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika lima tahun pernikahan berlalu, ocehan itu tak juga berhenti. Padahal Nania dan Rafli sudah memiliki dua orang anak, satu lelaki dan satu perempuan. Keduanya menggemaskan. Rafli bekerja lebih rajin setelah mereka memiliki anak-anak. Padahal itu tidak perlu sebab gaji Nania lebih dari cukup untuk hidup senang. Tak apa, kata &lt;br /&gt;lelaki itu, ketika Nania memintanya untuk tidak terlalu memforsir diri. Gaji Nania cukup, maksud Nania jika digabungkan dengan gaji Abang. Nania tak bermaksud menyinggung hati lelaki itu. Tapi dia tak perlu khawatir sebab suaminya yang &lt;br /&gt;berjiwa besar selalu bisa menangkap hanya maksud baik.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya Nania tabungkan saja, untuk jaga-jaga. Ya? Lalu dia mengelus pipi Nania dan mendaratkan kecupan lembut. Saat itu sesuatu seperti kejutan listrik menyentakkan otak dan membuat pikiran Nania cerah. Inilah hidup yang diimpikan banyak orang. Bahagia! Pertanyaan kenapa dia menikahi laki-laki biasa, dari keluarga biasa, dengan pendidikan biasa, berpenampilan biasa, dengan pekerjaan dan gaji yang amat sangat biasa, tak lagi mengusik perasaan Nania. Sebab ketika bahagia, alasan-&lt;br /&gt;alasan menjadi tidak penting. Menginjak tahun ketujuh pernikahan, posisi Nania &lt;br /&gt;di kantor semakin gemilang, uang mengalir begitu mudah, rumah Nania besar, anak-anak pintar dan lucu, dan Nania memiliki suami terbaik di dunia. Hidup perempuan itu berada di puncak! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisik-bisik masih terdengar, setiap Nania dan Rafli melintas dan bergandengan mesra. Bisik orang-orang di kantor, bisik tetangga kanan dan kiri, bisik saudara-saudara Nania, bisik Papa dan Mama. Sungguh beruntung suaminya. Istrinya cantik. Cantik ya? dan kaya! Tak imbang! Dulu bisik-bisik itu membuatnya frustrasi. Sekarang pun masih, tapi Nania belajar untuk bersikap cuek tidak peduli. Toh dia hidup dengan perasaan bahagia yang kian membukit dari hari ke hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun kesepuluh pernikahan, hidup Nania masih belum bergeser dari puncak. Anak-anak semakin besar. Nania mengandung yang ketiga. Selama kurun waktu itu, tak sekalipun Rafli melukai hati Nania, atau membuat Nania menangis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** &lt;br /&gt;Bayi yang dikandung Nania tidak juga mau keluar. Sudah lewat dua minggu dari waktunya. Plasenta kamu sudah berbintik-bintik. Sudah tua, Nania. Harus segera dikeluarkan! Mula-mula dokter kandungan langganan Nania memasukkan sejenis obat ke dalam rahim Nania. Obat itu akan menimbulkan kontraksi hebat hingga perempuan itu merasakan sakit yang teramat sangat. Jika semuanya normal, hanya dalam hitungan jam, mereka akan segera melihat si kecil. Rafli tidak beranjak dari sisi tempat tidur Nania di rumah sakit. Hanya waktu-waktu shalat lelaki itu meninggalkannya sebentar ke kamar mandi, dan menunaikan shalat di sisi tempat tidur. Sementara kakak-kakak serta orangtua Nania belum satu pun yang datang. Anehnya, meski obat kedua sudah dimasukkan, delapan jam setelah obat pertama, Nania tak menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan. Rasa sakit dan melilit sudah dirasakan Nania per lima menit, lalu tiga menit. Tapi pembukaan berjalan lambat sekali. Baru pembukaan satu. Belum ada perubahan, Bu. Sudah bertambah sedikit, kata seorang suster empat jam kemudian menyemaikan harapan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang pembukaan satu lebih sedikit. Nania dan Rafli berpandangan. Mereka sepakat suster terakhir yang memeriksa memiliki sense of humor yang tinggi. Tigapuluh jam berlalu. Nania baru pembukaan dua. Ketika pembukaan pecah, didahului keluarnya darah, mereka terlonjak bahagia sebab dulu-dulu kelahiran akan mengikuti setelah ketuban pecah. Perkiraan mereka meleset. Masih pembukaan dua, Pak! Rafli tercengang. &lt;br /&gt;Cemas. Nania tak bisa menghibur karena rasa sakit yang sudah tak sanggup lagi ditanggungnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi perempuan itu makin payah. Sejak pagi tak sesuap nasi pun bisa ditelannya. &lt;br /&gt;Bang? Rafli termangu. Iba hatinya melihat sang istri memperjuangkan dua kehidupan. &lt;br /&gt;Dokter? Kita operasi, Nia. Bayinya mungkin terlilit tali pusar. Mungkin? Rafli dan Nania berpandangan. Kenapa tidak dari tadi kalau begitu? Bagaimana jika terlambat? &lt;br /&gt;Mereka berpandangan, Nania berusaha mengusir kekhawatiran. Ia senang karena Rafli tidak melepaskan genggaman tangannya hingga ke pintu kamar operasi. Ia tak suka merasa sendiri lebih awal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembiusan dilakukan, Nania digiring ke ruangan serba putih. Sebuah sekat ditaruh di perutnya hingga dia tidak bisa menyaksikan ketrampilan dokter-dokter itu. Sebuah lagu dimainkan. Nania merasa berada dalam perahu yang diguncang ombak. Berayun-ayun. Kesadarannya naik-turun. Terakhir, telinga perempuan itu sempat menangkap teriakan-teriakan di sekitarnya, dan langkah-langkah cepat yang bergerak, sebelum kemudian &lt;br /&gt;dia tak sadarkan diri. Kepanikan ada di udara. Bahkan dari luar Rafli bisa &lt;br /&gt;menciumnya. Bibir lelaki itu tak berhenti melafalkan zikir. Seorang dokter keluar, Rafli dan keluarga Nania mendekat. Pendarahan hebat! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rafli membayangkan sebuah sumber air yang meluap, berwarna merah. Ada varises di mulut rahim yang tidak terdeteksi dan entah bagaimana pecah! Bayi mereka selamat, tapi Nania dalam kondisi kritis. Mama Nania yang baru tiba, menangis. Papa termangu lama sekali. Saudara-saudara Nania menyimpan isak, sambil menenangkan orangtua &lt;br /&gt;mereka. Rafli seperti berada dalam atmosfer yang berbeda. Lelaki itu tercenung beberapa saat, ada rasa cemas yang mengalir di pembuluh-pembuluh darahnya dan tak bisa dihentikan, menyebar dan meluas cepat seperti kanker. Setelah itu adalah hari-hari penuh doa bagi Nania. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** &lt;br /&gt;Sudah seminggu lebih Nania koma. Selama itu Rafli bolak-balik dari kediamannya ke rumah sakit. Ia harus membagi perhatian bagi Nania dan juga anak-anak. Terutama anggota keluarganya yang baru, si kecil. Bayi itu sungguh menakjubkan, fisiknya sangat kuat, juga daya hisapnya. Tidak sampai empat hari, mereka sudah oleh membawanya pulang. Mama, Papa, dan ketiga saudara Nania terkadang ikut menunggui Nania di rumah sakit, sesekali mereka ke rumah dan melihat perkembangan si kecil. Walau tak banyak, mulai terjadi percakapan antara pihak keluarga Nania dengan Rafli. &lt;br /&gt;Lelaki itu sungguh luar biasa. Ia nyaris tak pernah meninggalkan rumah sakit, kecuali untuk melihat anak-anak di rumah. Syukurnya pihak perusahaan tempat Rafli bekerja mengerti dan memberikan izin penuh. Toh, dedikasi Rafli terhadap kantor tidak perlu diragukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah Rafli menjaga Nania siang dan malam. Dibawanya sebuah Quran kecil, dibacakannya dekat telinga Nania yang terbaring di ruang ICU. Kadang perawat dan pengunjung lain yang kebetulan menjenguk sanak famili mereka, melihat lelaki dengan penampilan sederhana itu bercakap-cakap dan bercanda mesra.. Rafli percaya meskipun tidak mendengar, Nania bisa merasakan kehadirannya. Nania, bangun, Cinta? Kata-kata itu dibisikkannya berulang-ulang sambil mencium tangan, pipi dan kening istrinya yang cantik. Ketika sepuluh hari berlalu, dan pihak keluarga mulai pesimis dan berfikir untuk pasrah, Rafli masih berjuang. Datang setiap hari ke rumah sakit, &lt;br /&gt;mengaji dekat Nania sambil menggenggam tangan istrinya mesra. Kadang lelaki itu membawakan buku-buku kesukaan Nania ke rumah sakit dan membacanya dengan suara pelan. Memberikan tambahan di bagian ini dan itu. Sambil tak bosan-bosannya berbisik, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nania, bangun, Cinta? Malam-malam penantian dilewatkan Rafli dalam sujud dan permohonan. Asalkan Nania sadar, yang lain tak jadi soal. Asalkan dia bisa melihat lagi cahaya di mata kekasihnya, senyum di bibir Nania, semua yang menjadi sumber semangat bagi orang-orang di sekitarnya, bagi Rafli.Rumah mereka tak sama tanpa kehadiran Nania. Anak-anak merindukan ibunya. Di luar itu Rafli tak memedulikan yang lain, tidak wajahnya yang lama tak bercukur, atau badannya yang semakin kurus akibat sering lupa makan. Ia ingin melihat Nania lagi dan semua antusias perempuan itu di mata, gerak bibir, kernyitan kening, serta gerakan-gerakan kecil lain di wajahnya yang cantik. Nania sudah tidur terlalu lama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari ketigapuluh tujuh doa Rafli terjawab. Nania sadar dan wajah penat Rafli adalah yang pertama ditangkap matanya. Seakan telah begitu lama. Rafli menangis, &lt;br /&gt;menggenggam tangan Nania dan mendekapkannya ke dadanya, mengucapkan syukur berulang-ulang dengan airmata yang meleleh. Asalkan Nania sadar, semua tak penting lagi. Rafli membuktikan kata-kata yang diucapkannya beratus kali dalam doa. Lelaki biasa itu tak pernah lelah merawat Nania selama sebelas tahun terakhir. Memandikan dan menyuapi Nania, lalu mengantar anak-anak ke sekolah satu per satu. Setiap sore setelah pulang kantor, lelaki itu cepat-cepat menuju rumah dan menggendong Nania ke &lt;br /&gt;teras, melihat senja datang sambil memangku Nania seperti remaja belasan tahun yang sedang jatuh cinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika malam Rafli mendandani Nania agar cantik sebelum tidur. Membersihkan wajah pucat perempuan cantik itu, memakaikannya gaun tidur. Ia ingin Nania selalu merasa cantik. Meski seringkali Nania mengatakan itu tak perlu. Bagaimana bisa merasa cantik dalam keadaan lumpuh? Tapi Rafli dengan upayanya yang terus-menerus dan tak kenal lelah selalu meyakinkan Nania, membuatnya pelan-pelan percaya bahwa dialah &lt;br /&gt;perempuan paling cantik dan sempurna di dunia. Setidaknya di mata Rafli. &lt;br /&gt;Setiap hari Minggu Rafli mengajak mereka sekeluarga jalan-jalan keluar. Selama itu pula dia selalu menyertakan Nania. Belanja, makan di restoran, nonton bioskop, rekreasi ke manapun Nania harus ikut. Anak-anak, seperti juga Rafli, melakukan hal yang sama, selalu melibatkan Nania. Begitu bertahun-tahun. Awalnya tentu Nania sempat merasa risih dengan pandangan orang-orang di sekitarnya. Mereka semua yang menatapnya iba, lebih-lebih pada Rafli yang berkeringat mendorong kursi roda Nania ke sana kemari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dengan senyum hangat di antara wajahnya yang bermanik keringat. Lalu berangsur Nania menyadari, mereka, orang-orang yang ditemuinya di jalan, juga tetangga-tetangga, sahabat, dan teman-teman Nania tak puas hanya memberi pandangan iba, namun juga mengomentari, mengoceh, semua berbisik-bisik. Baik banget suaminya! Lelaki lain mungkin sudah cari perempuan kedua! Nania beruntung! Ya, memiliki seseorang yang &lt;br /&gt;menerima dia apa adanya. Tidak, tidak cuma menerima apa adanya, kalian lihat bagaimana suaminya memandang penuh cinta. Sedikit pun tak pernah bermuka masam! &lt;br /&gt;Bisik-bisik serupa juga lahir dari kakaknya yang tiga orang, Papa dan Mama. Bisik-bisik yang serupa dengungan dan sempat membuat Nania makin frustrasi, merasa tak berani, merasa? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dia salah. Sangat salah. Nania menyadari itu kemudian. Orang-orang di luar mereka memang tetap berbisik-bisik, barangkali selamanya akan selalu begitu. Hanya saja, bukankah bisik-bisik itu kini berbeda bunyi? Dari teras Nania menyaksikan anak-anaknya bermain basket dengan ayah mereka.. Sesekali perempuan itu ikut tergelak melihat kocak permainan. Ya. Duapuluh dua tahun pernikahan. Nania menghitung-hitung semua, anak-anak yang beranjak dewasa, rumah besar yang mereka tempati, kehidupan yang lebih dari yang bisa dia syukuri. Meski tubuhnya tak berfungsi sempurna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski kecantikannya tak lagi sama karena usia, meski karir telah direbut takdir dari tangannya. Waktu telah membuktikan segalanya. Cinta luar biasa dari laki-laki biasa yang tak pernah berubah, untuk Nania. Seperti yg diceritakan oleh seorang sahabat..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112709998627411256?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112709998627411256/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112709998627411256' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112709998627411256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112709998627411256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/cinta-laki-laki-biasa.html' title='Cinta laki-laki biasa'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112704198804400076</id><published>2005-09-18T18:12:00.000+07:00</published><updated>2005-09-18T18:13:08.056+07:00</updated><title type='text'>Do'a anak untuk orang tua</title><content type='html'>Ya Allah,&lt;br /&gt;Rendahkanlah suaraku bagi mereka,&lt;br /&gt;Perindahlah ucapanku di depan mereka.&lt;br /&gt;Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan&lt;br /&gt;Lembutkanlah hatiku untuk mereka.&lt;br /&gt;Ya Allah,&lt;br /&gt;Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya&lt;br /&gt;Atas didikan mereka padaku dan&lt;br /&gt;Pahala yang besar&lt;br /&gt;Atas kesayangan yang mereka limpahkan padaku,&lt;br /&gt;Peliharalah mereka&lt;br /&gt;Sebagaimana mereka memeliharaku.&lt;br /&gt;Ya Allah,&lt;br /&gt;Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan,&lt;br /&gt;atau kesusahan yang mereka derita karena aku,&lt;br /&gt;atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,&lt;br /&gt;jadikanlah itu semua&lt;br /&gt;Penyebab rontoknya dosa-! dosa mereka,&lt;br /&gt;Meningginya kedudukan mereka dan&lt;br /&gt;Bertambahnya pahala kebaikan mereka dengan&lt;br /&gt;perkenan-Mu, ya Allah&lt;br /&gt;sebab hanya Engkaulah&lt;br /&gt;yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan&lt;br /&gt;berlipat ganda.&lt;br /&gt;Ya Allah,&lt;br /&gt;Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,&lt;br /&gt;Izinkanlah mereka memberi syafa'at untukku.&lt;br /&gt;Tetapi jika magfirah-Mu lebih dahulu mencapai diriku,&lt;br /&gt;Maka izinkahlah aku memberi syafa'at untuk mereka,&lt;br /&gt;sehingga kami semua berkumpul&lt;br /&gt;Bersama dengan santunan-Mu&lt;br /&gt;di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu,&lt;br /&gt;ampunan-Mu serta rahmat-Mu.&lt;br /&gt;Sesungguhnya Engkaulah&lt;br /&gt;yang memiliki Karunia Maha Agung,&lt;br /&gt;serta anugerah yang tak berakhir dan&lt;br /&gt;Engkaulah yang Maha Pengasih Diantara semua pengasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Tambahan kutipan ceramah KH Abdullah Gymnastiar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita kenang dosa kepada orang tua kita.&lt;br /&gt;Siapa tahu hidup kita dirundung nestapa karena&lt;br /&gt;kedurhakaan kita.&lt;br /&gt;Karen! a kita sudah menghisap darahnya, tenaganya, airmatanya,&lt;br /&gt;keringatnya.&lt;br /&gt;Istighfar, istighfarlah&lt;br /&gt;Barangsiapa yang matanya pernah sinis melihat orangtuanya.&lt;br /&gt;Atau kata-katanya sering mengiris melukai hatinya,&lt;br /&gt;atau yang jarang memperdulikan dan mendoakannya.&lt;br /&gt;Percayalah bahwa anak yang durhaka siksanya&lt;br /&gt;didahulukan didunia ini.&lt;br /&gt;Istighfar yang pernah mendholimi ibu bapaknya.&lt;br /&gt;Astaghfirullahal Adhiim&lt;br /&gt;Astaghfirullahal Adhiim .......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112704198804400076?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112704198804400076/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112704198804400076' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112704198804400076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112704198804400076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/doa-anak-untuk-orang-tua.html' title='Do&apos;a anak untuk orang tua'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112689187502546716</id><published>2005-09-17T00:29:00.000+07:00</published><updated>2005-09-17T00:31:15.033+07:00</updated><title type='text'>Dua sifat</title><content type='html'>Seorang pemuda Indian bertanya kepada kakeknya mengapa dia mudah sekali tersinggung, gampang marah, tdk tenang dan selalu punya prasangka buruk terhadap orang lain. Dia ingin tahu cara mengubah perangainya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang kakek berkata,bahwa dalam diri manusia ada dua ekor serigala. Serigala yang satu selalu berpikiran negatif, mudah marah dan selalu punya prasangka buruk. Sedang serigala yang lain selalu berpikiran positif, baik hati, dan suka hidup damai. Setiap hari kedua serigala ini selalu berkelahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu siapakah yang menang? tanya si pemuda. Yang menang adalah yg setiap hari kau beri makan, kata sang kakek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Friends...&lt;br /&gt;Earl Natinghle pernah menuliskan "KITA ADALAH APA YANG KITA PIKIRKAN". Kita akan menjadi seperti apa yang kita pikirkan ttg diri kita. Kenapa sehh...pikiran itu begitu dahsyat pengaruhnya. Ternyata pikiran2 yg kita masukkan dalam diri kita akan mempengaruhi perilaku kita sehari2, prilaku akan membentuk watak, watak akan membentuk kebiasaan kita dan kebiasaanlah yang akan menentukan nasib kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang sih nasib manusia itu ditentukan sama Tuhan...btw...manusia juga punya kebebasan loh...menentukan nasibnya sebelum itu terjadi. Kan Tuhan ga akan merubah nasib umat-Nya kalo manusia itu sendiri ga mau merubahnya, ya toohhh...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So,start from thiz dayz mulailah memasukkan pikiran2 positif dalam diri kita juga pikiran2 besar. Setiap pagi sebelum memulai hari katakan pada diri kita "SAYA BISA,SAYA PASTI BISA...SAYA PASTI BISA MELAKUKANNYA. TIDAK ADA HAMBATAN SEBESAR APAPUN YANG DAPAT MENGHENTIKAN SAYA."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well...you'll see the words power.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112689187502546716?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112689187502546716/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112689187502546716' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112689187502546716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112689187502546716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/dua-sifat.html' title='Dua sifat'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112685164090230457</id><published>2005-09-16T13:19:00.000+07:00</published><updated>2005-09-16T13:20:41.446+07:00</updated><title type='text'>Taushiyah in the morning</title><content type='html'>Hendaknya kita mengukur ilmu bukan dari tumpukan buku yang kita habiskan. Bukan dari tumpukan naskah yang kita hasilkan. Bukan juga dari penatnya mulut dalam diskusi tak putus yang kita jalani. Tapi dari amal yang keluar dari setiap desah napas kita''.(Ibnul Qayyim Al Jauziyyah).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112685164090230457?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112685164090230457/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112685164090230457' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112685164090230457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112685164090230457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/taushiyah-in-morning.html' title='Taushiyah in the morning'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112684098916968077</id><published>2005-09-16T10:22:00.000+07:00</published><updated>2005-09-16T10:23:09.173+07:00</updated><title type='text'>Memilih teman</title><content type='html'>Memilih teman sama artinya dengan memilih masa depan. Memilih teman sama artinya dengan memilih perilaku. Memilih teman sama artinya dengan memilih kualitas ilmu. Maka, siapa pun yang ingin masa depannya cerah, perilakunya menawan hati, serta luas ilmu dan wawasannya, maka ia harus sangat pandai memilih teman&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112684098916968077?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112684098916968077/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112684098916968077' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112684098916968077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112684098916968077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/memilih-teman.html' title='Memilih teman'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112677849918942175</id><published>2005-09-15T10:34:00.000+07:00</published><updated>2005-09-15T17:01:39.253+07:00</updated><title type='text'>Katrina in U.S. Just b4 the tornado</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/1600/08.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/320/08.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/1600/10.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/320/10.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/1600/11.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/320/11.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/1600/09.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/320/09.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/1600/12.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/320/12.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/1600/05.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/320/05.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/1600/011.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/320/011.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/1600/03.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/320/03.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/1600/06.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/320/06.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/1600/04.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3392/1555/320/04.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos2.blogger.com/blogger/3392/1555/1600/02.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos2.blogger.com/blogger/3392/1555/320/02.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112677849918942175?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112677849918942175/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112677849918942175' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112677849918942175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112677849918942175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/katrina-in-us-just-b4-tornado.html' title='Katrina in U.S. Just b4 the tornado'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112658122821321609</id><published>2005-09-13T10:05:00.000+07:00</published><updated>2005-09-13T10:13:48.216+07:00</updated><title type='text'>Keajaiban Sidik Jari</title><content type='html'>Ilmu pengetahuan modern menyingkap banyak hal yang membuat keimanan seorang mukmin&lt;br /&gt;terhadap keterangan Al Quran semakin mantap. Ayat-ayat Allah di dalam Al Qur-an menjadi benar-benar jelas tergambar dan terbukti kebenarannya manakala kita&lt;br /&gt;melihat bukti-bukti nyata dalam alam semesta dan kemajuan ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus pembunuhan misalnya, Polisi dapat mengidentifikasi kejahatan berdasarkan sidik jari yang ditinggalkan oleh pelaku di tubuh korban. Hal ini disebabkan struktur sidik jari setiap orang berbeda satu dengan lainnya. Bila kelak penjahat itu telah ditemukan maka untuk membuktikan kejahatannya sidik jarinya akan dicocokkan dengan sidik jari yang ada dalam tubuh korban.. Maka si penjahat tidak dapat memungkiri perbuatannya di hadapan polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu pula seorang yang mau menggunakan ATM (Anjungan tunai Mandiri) di masa depan mungkin tidak perlu lagi menggunakan kode-kode PIN yang perlu dia&lt;br /&gt;ingat. Cukup dengan menaruh telapak tangan di atas mesin yang dapat mengidentifikasi dirinya. Jumlah uang yang diinginkan pun tidak perlu ditekan-tekan lagi&lt;br /&gt;tetapi cukup dengan diucapkan dan komputer akan menerjemahkannya dalam bahasa angka. Berapa jumlah uang yang Anda minta akan diberikan dan uang di rekening Anda akan dipotong dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu rumah di zaman yang akan datang tidak perlu lagi dikunci dengan alat kunci tradisional tetapi bisa dibuka oleh alat sensor yang hanya mengenal jari-jari&lt;br /&gt;orang tertentu saja... Demikian juga stir mobil akan mengenal hanya pengemudi tertentu saja karena ada sensor yang mengenal jari pemiliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan pada jari jemari manusia menunjukkan kebenaran firman Allah yang menyatakan bahwa segala sesuatu ada bekasnya. Allah tidak akan menyia-nyiakan&lt;br /&gt;bekas-bekas ini untuk dituntut di yaumil akhir nanti. "Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan&lt;br /&gt;bekas-bekas yang mereka tinggalkan.Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh)." (QS. 36. Yaasin:12)&lt;br /&gt;            &lt;br /&gt;copied from &lt;br /&gt;www.pesantrenonline.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112658122821321609?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112658122821321609/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112658122821321609' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112658122821321609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112658122821321609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/keajaiban-sidik-jari.html' title='Keajaiban Sidik Jari'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112650220728300076</id><published>2005-09-12T12:14:00.000+07:00</published><updated>2005-09-12T12:16:47.286+07:00</updated><title type='text'>MOMMEEE...</title><content type='html'>Suatu saat ibu saya mengajak saya untuk berbelanja bersamanya karena dia membutuhkan sebuah gaun yang baru. Saya sebenarnya tidak suka pergi berbelanja bersama dengan orang lain, dan saya bukanlah orang yang sabar, tetapi walaupun demikian kami berangkat juga ke pusat perbelanjaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami mengunjungi setiap toko yang menyediakan gaun wanita, dan ibu saya mencoba gaun demi gaun dan mengembalikan semuanya. Seiring hari yang berlalu, saya mulai lelah dan ibu saya mulai frustasi. Akhirnya pada toko terakhir yang kami kunjungi, ibu saya mencoba satu stel gaun biru yang cantik terdiri dari tiga helai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada blusnya terdapat sejenis tali di bagian tepi lehernya, dan karena ketidaksabaran saya, maka untuk kali ini saya ikut masuk dan berdiri bersama ibu saya dalam ruang ganti pakaian, saya melihat bagaimana ia mencoba pakaian tersebut, dan dengan susah mencoba untuk mengikat talinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, tangan-tangannya sudah mulai dilumpuhkan oleh penyakit radang sendi dan sebab itu dia tidak dapat melakukannya, seketika ketidaksabaran saya digantikan oleh suatu rasa kasihan yang dalam kepadanya. Saya berbalik pergi dan mencoba menyembunyikan air mata yang keluar tanpa saya sadari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya mendapatkan ketenangan lagi, saya kembali masuk ke kamar ganti untuk mengikatkan tali gaun tersebut. Pakaian ini begitu indah,dan dia membelinya. Perjalanan belanja kami telah berakhir, tetapi kejadian tersebut terukir dan tidak dapat terlupakan dari ingatan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang sisa hari itu, pikiran saya tetap saja kembali pada saat berada di dalam ruang ganti pakaian tersebut dan terbayang tangan ibu saya yang sedang berusaha mengikat tali blusnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua tangan yang penuh dengan kasih, yang pernah menyuapi saya, memandikan saya, memakaikan baju, membelai dan memeluk saya, dan terlebih dari semuanya, berdoa untuk saya, sekarang tangan itu telah menyentuh hati saya dengan cara yang paling membekas dalam hati saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pada sore harinya, saya pergi ke kamar ibu saya, mengambil tangannya, menciumnya ... dan yang membuatnya terkejut,memberitahukannya bahwa bagi saya kedua tangan tersebut adalah tangan yang paling indah di dunia ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat bersyukur bahwa Tuhan telah membuat saya dapat melihat dengan mata baru, betapa bernilai dan berharganya kasih sayang yang penuh pengorbanan dari seorang ibu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya dapat berdoa bahwa suatu hari kelak tangan saya dan hati saya akan memiliki keindahannya tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ibu... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;With Love to All Mother " JIKA KAMU MENCINTAI IBU MU KIRIMLAH CERITA INI KEPADA ORANG LAIN, AGAR SELURUH ORANG DIDUNIA INI DAPAT MENCINTAI DAN MENYAYANGI IBUNYA". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbahagialah yang masih memiliki Ibu. Dan lakukanlah yang terbaik untuknya...........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lakukanlah yang Terindah dan Terbaik yang Anda dapat persembahkan Untuknya "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Author Unknown)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112650220728300076?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112650220728300076/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112650220728300076' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112650220728300076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112650220728300076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/mommeee.html' title='MOMMEEE...'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112641738879669217</id><published>2005-09-11T12:40:00.000+07:00</published><updated>2005-09-11T12:43:08.803+07:00</updated><title type='text'>Renungan Jumat: Si Bapak Tua</title><content type='html'>Siang hari, suasana pelabuhan Tanjung Priok ini sungguh sangat menyengat. Panas dan gersang sudah merupakan cuaca yang akrab ditemui di sini. Dengan langkah malas aku menuju ke warung nasi terdekat untuk mengisi perut ini. Terlihat di sekitarku kegiatan bongkar muat di pelabuhan. Kontainer yang naik dan turun dari kapal laut, para pekerja yang sibuk mengangkut barang yang akan dikirimkan, dan para mandor yang sibuk berteriak mengatur para pekerjanya. Truk besar kecil, truk kontainer, forklift dan kendaraan lainnya yang tak hentinya berlalu lalang. Kegiatan di sini tak pernah ada kata diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai makan, aku langsung menuju kantorku. "Lebih baik aku di kantor yang sejuk daripada di luar yang sudah pasti panas dan membuat berkeringat ini." Ah, sejenak kulihat pekerja-pekerja yang tanpa komando berjalan teratur menuju sebuah kontainer. Rupanya ada perusahaan yang sedang melakukan bongkar muat gula pasir. "Pasti ini impor deh, dan yang sudah pasti ketahuan ruginya dalah para petani gula lokal kita," batin ini menyelisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angkat karung, turunkan, angkat lagi, turunkan. Kuperhatikan dari jauh apa yang dilakukan pekerja itu. Tunggu dulu, aku lihat seraut wajah bapak tua yang masih menjadi pekerja. Dari garis mukanya kutaksir dia sudah tidak pantas untuk bekerja sekeras ini. Duh, hati ini seperti teriris. Esok lusa aku sempat berpapasan dengan bapak tua itu yang sedang menikmati sarapannya di sebuah gudang tua. Dari perawakannya dia masih tampak bugar walaupun guratan-guratan ketuaan sudah jelas tampak di sana sini. Segera kusapa dia, "Sedang sarapan, Pak?" tanyaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, Dik. Buat isi perut. Adik yang kerja di kantor itu?" dengan logat sunda kulon kental dia balas bertanya sambil menunjuk ke arah kantorku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, Pak. Bapak sudah lama kerja di sini?" aku mulai mencari tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yah, begitulah. Bapak sudah puluhan tahun di sini. Maklum, pendidikan minim, daripada menganggur. Saya harus menghidupi keluarga," jawab si Bapak dengan raut sedikit muram. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil membungkus sisa nasi yang tadi dimakan, lalu diselipkan di sela dinding ruangan tempat dia istirahat. Di tempat itu banyak juga pekerja lain yang istirahat di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nasinya buat nanti siang lagi, lumayan buat ngirit," jelas si Bapak tanpa menunggu aku bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya mengerti, Pak. Semoga Allah memberikan barakah atas setiap rezeki yang Bapak peroleh," aku menjawab dengan senyum getir dan juga sayatan pilu kembali di hati ini. Sungguh aku terhenyak melihat enyataan di hadapanku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Bapak juga menjelaskan bahwa ia dibayar perkarung yang dia angkat sebesar seratus rupiah. Ya Allah, berapa karung yang harus ia angkat supaya bisa mencukupi kebutuhan keluarganya di kampung sana. Aku langsung terdiam dan merasa malu pada diri ini yang kadang tidak puas akan rezeki yang Allah berikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alhamdulilllah, kalo bisa bawa pulang dua ratus ribu buat keluarga di rumah," lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Makasih, Pak. Nanti kita sambung lagi," sambil tersenyum aku pamit, karena jam kerja sudah dimulai pagi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan langkah gontai aku kembali ke kantor dan meneruskan pekerjaanku sebagai teknisi. Terekam jelas perdebatan beberapa kawan kerjaku beberapa hari yang lalu yang ingin segera menuntut naik gaji. Pembicaraan yang alot yang kulihat rona wajah penuh ambisi tak berujung di wajah mereka. Sungguh, aku sudah tak bersemangat lagi mengikuti pembicaraan kawan-kawan mengenai hal itu setelah mengobrol dengan si Bapak Tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan bapak mertua di rumah juga masih kuingat baik-baik, "Nak, bekerjalah bersungguh-sungguh, jika kau tidak suka atau kurang puas, silahkan keluar. Itu lebih jantan daripada kamu membuat hal yang tidak baik di tempat kerja. Banyak bersyukur karena tidak banyak orang yang bisa bekerja saat ini." Sangat kontras apa yang Allah perlihatkan kepadaku kali ini. Semoga setiap diri ini bisa bersyukur dan istiqomah dalam syukurnya kepada Dzat Yang Maha Pemberi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan (ingatlah juga), tatkala Allah mengatakan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (QS Ibrahim: 7)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112641738879669217?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112641738879669217/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112641738879669217' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112641738879669217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112641738879669217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/renungan-jumat-si-bapak-tua.html' title='Renungan Jumat: Si Bapak Tua'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112636298363413356</id><published>2005-09-10T21:30:00.000+07:00</published><updated>2005-09-10T21:36:23.636+07:00</updated><title type='text'>Semua terjadi karena suatu alasan</title><content type='html'>Semua dimulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronot. Aku ingin terbang ke luar angkasa. Tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat. Aku tidak memiliki gelar. Dan aku bukan seorang pilot. Namun, sesuatu pun terjadilah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gedung Putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan 51-L pesawat ulang-alik Challanger. Dan warga itu adalah seorang guru. Aku warga biasa, dan aku seorang guru. Hari itu juga aku mengirimkan surat lamaran ke Washington. Setiap hari aku berlari ke kotak pos. Akhirnya datanglah amplop resmi berlogo NASA. Doaku terkabulkan. Aku lolos penyisihan pertama. Ini benar-benar terjadi padaku. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impianku semakin dekat saat NASA mengadakan test fisik dan mental. Begitu test selesai, aku menunggu dan berdoa lagi. Aku tahu aku semakin dekat pada impianku. Beberapa waktu kemudian, aku menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini aku menjadi bagian dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Ada simulator, uji klaustrofobi , latihan ketangkasan , percobaan mabuk udara. Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini ? &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan, biarlah diriku yang terpilih, begitu aku berdoa. Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih orang lain yaitu Christina McAufliffe. Aku kalah. Impian hidupku hancur. Aku mengalami depresi. Rasa percaya diriku lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaanku. Aku mempertanyakan semuanya. Kenapa Tuhan? Kenapa bukan aku? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian diriku yang mana yang kurang?Mengapa aku diperlakukan kejam ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berpaling pada ayahku. Katanya: "Semua terjadi karena suatu alasan." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 28 Januari 1986, aku berkumpul bersama teman-teman untuk melihat peluncuran Challanger. Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, aku menantang impianku untuk terakhir kali. Tuhan, aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu. Kenapa bukan aku? Tujuh puluh tiga detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak, dan menewaskan semua penumpang. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Aku teringat kata-kata ayahku: "Semua terjadi karena suatu alasan." Aku tidak terpilih dalam penerbangan itu, walaupun aku sangat menginginkannya karena Tuhan memiliki alasan lain untuk kehadiranku di bumi ini. Aku memiliki misi lain dalam hidup. Aku tidak kalah; aku seorang pemenang.... &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Aku menang karena aku telah kalah. Aku, Frank Slazak, masih hidup untuk bersyukur pada Tuhan karena tidak semua doaku dikabulkan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan mengabulkan doa kita dengan 3 cara: &lt;br /&gt;1. Apabila Tuhan mengatakan YA. Maka kita akan mendapatkan apa yang kita minta. &lt;br /&gt;2. Apabila Tuhan mengatakan TIDAK. Maka mungkin kita akan mendapatkan yang lain yang lebih sesuai untuk kita. &lt;br /&gt;3. Apabila Tuhan mengatakan TUNGGU. Maka mungkin kita akan mendapatkan yang terbaik sesuai dengan kehendakNYA.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112636298363413356?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112636298363413356/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112636298363413356' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112636298363413356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112636298363413356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/semua-terjadi-karena-suatu-alasan.html' title='Semua terjadi karena suatu alasan'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112623653290740617</id><published>2005-09-09T10:27:00.000+07:00</published><updated>2005-09-09T10:54:35.910+07:00</updated><title type='text'>Berbisnis dengan Cinta</title><content type='html'>Tahukah Anda, apa kekuatan utama dalam bisnis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang? Bukan&lt;br /&gt;Kekuasaan? Juga bukan&lt;br /&gt;Lalu, apa ?&lt;br /&gt;Cinta!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, kekuatan utama yang mampu menggerakkan bisnis kita hingga mencapai kesuksesan adalah cinta. Dalam berbisnis, kita sering lupa bahwa yang kita hadapi setiap hari sebenarnya adalah manusia, bukan mesin atau computer. Sukses tidaknya kita berbisnis banyak bergantung dari dukungan orang – orang sekitar kita. Jika mereka mencintai kita, tentu mereka akan dengan sepenuh hati memberikan segalanya buat diri kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan saja jika Anda sedang jatuh cinta kepada seseorang. Anda tentu selalu berusaha menyenangkan Sang Kekasih, bukan ? Apapun yang dimintanya, pasti akan diupayakan sekuat tenaga untuk dipenuhi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kita pun tentu harus mencintai apa yang kita kerjakan. Dengan demikian, kita akan melakukan pekerjaan itu dengan tulus, penuh komitmen, dan berusaha memberikan yang terbaik dari diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, cinta bukan hanya elemen paling penting dalam kehidupan pribadi kita. Dalam kehidupan professional atau bisnis, cinta juga sangat berperan penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini pulalah yang dikemukakan Tim Sanders, Chief Solutions Officer di Yahoo!, dalam bukunya Love is the Killer App. Untuk berhasil dalam bisnis, seseorang harus menjadi apa yang disebut oleh Tim Sanders sebagai `lovecat'. `Lovecat' adalah seseorang yang pintar, mampu menyenangkan orang lain, dan mencintai apa yang dikerjakannya dengan sepenuh hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang `lovecat' akan terus berupaya menambah pengetahuannya (knowledge) dalam berbagai bidang. Namun, pengetahuan ini baru akan menjadi berguna jika ia membaginya dengan orang lain. Karena itu, jika harus terus menjalin dan mengembangkan relasi dengan semua orang (network). Seorang `lovecat' juga harus bisa menunjukkan rasa empati kepada orang lain dan tidak segan – segan membantu jika diperlukan(compassion). Orang akan mengingat perlakuan baik kita ini. Dan jangan lupa, sikap ini juga akan membuat orang lebih mudah memaafkan jika kita membuat kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga asset tidak terlihat (intangible assets) inilah – pengetahuan (knowledge), menjalin relasi (network), serta raa empati dan keinginan untuk selalu membantu (compassion) – yang harus terus dikembangkan dalam diri kita. Inilah aspek – aspek penting yang akan membuat kita mampu mempengaruhi orang lain, dan akhirnya membuat &lt;br /&gt;mereka menghargai kita sebagai seorang rekan ataupun pimpinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga harus menyadari, bisnis sebenarnya adalah sebuah permainan. Tentu saja, kita semua ingin memenangkan `permainan bisnis' ini. Pemenang permainan ini adalah orang yang mencintai apa yang ia kerjakan dengan memahami aturan – aturan permainan secara baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, jika dibandingkan dengan pria, wanita tidak mengetahui dan memahami sebagian besar aturan itu. Akibatnya, mereka kurang berhasil dalam `permainan bisnis' ini. Bisa kita lihat, hanya sedikit wanita yang berhasil menduduki posisi puncak di berbagai perusahaan. Mengapa ? Pria tahu dan paham aturan – atuaran ini karena mereka menciptakannya. `Permainan bisnis' ini telah dimainkan oleh para pria sejak mereka masih sangat muda. Di lain pihak, wanita tidak pernah diajarkan bagaimana cara memainkan `permainan bisnis' ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bukunya Play Like A Man, win Like A Woman, Gail Evans, seorang Executive Vice President di CNN, mengatakan bahwa memang sudah dari sononya, pria lebih agresif, lebih terus – terang, berani mempromosikan diri, `berkulit badak' , dan lebih mementingkan mencapai kemenangan daripada menjaga hubungan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, wanita diajarkan untuk lebih bersikap koorperatif daripada kompetitif, lebih menikmati proses daripada hasil, dan lebih mencari persetujuan daripada mencari kesuksesan. Wanita juga cenderung tidak berani mengungkapkan pendapatnya, karena takut dianggap salah atau tidak sopan. Sifat – sifat dan sikap – sikap yang &lt;br /&gt;kelihatannya saling bertolak belakang inilah yang membuat sebagian besar wanita kurang berhasil menjadi pemimpin di lingkungan bisnis yang didominasi pria ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan salah, wanita tidak harus `menjadi' pria untuk berhasil dalam bisnis. Memang, wanita harus mengetahui dan memahami aturan – aturan `permainan bisnis' ini. Namun, ia harus tetap bersikap sebagai seorang wanita. Dengan kata lain, seorang wanita harus mencintai `permainan bisnis' ini dan sekaligus mencintai dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, apa hubungannya semua ini dengan lanskap bisnis Venus seperti yang sudah saya ceritakan bulan lalu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia Venus ini, keunggulan kompetitif utama kita sebagian besar berasal dari feel benefit, bukan think benefit. Feeling  atau perasaan merupakan akar yang dalam banyak hal mempengaruhi semua perilaku, karena perasaan terkait dengan emosi. Emosi sangat mempengaruhi pemikiran seseorang. Emosi membentuk dan mempengaruhi penilaian. Emosi pula yang membentuk perilaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah pula, emosi ini `menular'. Maksudnya, jika karyawan perusahaan tidak mersa nyaman dengan apa yang dikerjakannya, tentu ia tidak akan mampu memberikan perasaan nyaman pula kepada pelanggan. Sebaliknya, jika karyawan itu mencintai apa yang dikerjakannya, tentu ia akan dengan senang hati melayani pelanggan dan membuat pelanggan merasa nyaman pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, perhatikanlah hal ini dengan sungguh – sungguh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang utama dalam `permainan bisnis' adalah orang yang mencintai apa yang dikerjakannya. Kita tidak dapat bermain dengan baik jika kita tidak menikmatinya. Maka, cintailah sebenarnya kebutuhan utama dan satu – satunya bagi kita, baik dalam kehidupan pribadi maupun professional. Ingat apa yang diakatan The Beatles, band legendaries yang juga merupakan band favorit saya, All You Need is Love ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pendapat Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Berbisnis dengan Cinta oleh Hermawan Kartajaya. Hermawan Kartajaya, adalah Founder dan President MarkPlus&amp;Co dan President World Marketing Association (WMA). Pada tahun 2003, dianugrahi gelar sebagai “50 gurus who have shaped the future of marketing” oleh CIM-UK, bersama satu orang wakil Asia yang lain, yakni Kenichi Ohmae dari Jepang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112623653290740617?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112623653290740617/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112623653290740617' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112623653290740617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112623653290740617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/berbisnis-dengan-cinta.html' title='Berbisnis dengan Cinta'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112616602698750366</id><published>2005-09-08T14:53:00.000+07:00</published><updated>2005-09-08T14:53:46.990+07:00</updated><title type='text'>Taushiyah in the day</title><content type='html'>Islam sangat menghargai orang yang bekerja. Baik yang berkaitan dengan upaya mencari penghidupan maupun yang berhubungan dengan peran sosial seseorang di tengah masyarakat. Rasulullah SAW menempatkan bekerja mencari nafkah sebagai amal yang dapat menghapus dosa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu 'Asakir ra, Rasulullah SAW menegaskan, ''Sesungguhnya di antara dosa itu ada dosa yang tidak dapat dihapus oleh shalat, puasa, haji, dan umrah, tetapi dapat terhapus oleh lelahnya seseorang dalam mencari nafkah.''&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112616602698750366?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112616602698750366/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112616602698750366' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112616602698750366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112616602698750366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/taushiyah-in-day.html' title='Taushiyah in the day'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112616266241863379</id><published>2005-09-08T13:57:00.000+07:00</published><updated>2005-09-08T14:04:45.170+07:00</updated><title type='text'>Di sebuah kamar</title><content type='html'>Di sebuah rumah sakit, di salah satu sudut kamar rawat-inap ada dua orang lelaki yang menderita sakit cukup parah, kedua orang tersebut hanya dipisahkan oleh pembatas tipis, sehingga mereka berdua bisa bercakap-cakap walau tidak bisa melihat satu dengan yang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang lelaki setiap 1 jam dalam sehari diizinkan duduk di dekat jendela, untuk membantu melonggarkan pernafasannya, sedangnya lelaki yang satu lagi tidak bisa bangun karena beberapa bagian tulang patah dan luka dalam yang cukup parah&lt;br /&gt;mengharuskan ia terus terbaring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada permulaannya mereka bercakap-cakap, tentang pekerjaan, keluarga, kegemaran dan membicarakan apapun agar mereka tidak bosan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian setiap siang, lelaki yang diizinkan duduk, menghadap jendela dan selalu bercerita apa saja yang bisa ia lihat di luar melalui satu-satunya jendela yang ada di ruang rawat-inap mereka tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampak dari jendela taman dengan kolam yang bersih dan luas dengan beberapa bebek di sekitarnya, ada beberapa anak-anak bermain kapal-kapalan, beberapa remaja bergandengan tangan, ada juga orang-orang tua yang nampak bercakap-cakap dan membaca&lt;br /&gt;buku di kursi-kursi sekitar taman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki yang terbaring hanya mendengar dengan seksama dan sesedikit berkomentar untuk meramaikan suasana, kadang gelak tawa muncul dari dua orang yang sudah bosan dirawat terus menerus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu siang, terdengar parade band yang begitu jelas, riuh rendah, lelaki yang diizinkan duduk segera menghadap jendela dan bercerita begitu detilnya kepada temannya yang terbaring, sementara lelaki yang terbaring dengan gembira menyimak apa yang diceritakan temannya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari berlalu, di suatu pagi, beberapa petugas rumah sakit masuk ke ruangan tersebut masuk lebih banyak daripada hari biasa, suara-suara roda ranjang yang didorong nampak jelas, beberapa saat kemudian keadaan sepi lagi, hanya ada seorang perawat yang seperti biasa membantu mengganti perban lelaki yang terbaring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawat itu mengatakan sudah saatnya perban disekitar muka lelaki yang terbaring bisa dibuka dan bisa bertukar tempat karena ranjang yang satu lagi telah kosong, lelaki selalu terbaring begitu gembira, karena dengan begitu ia bisa melihat lagi, tidak perlu mendengar cerita dari temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu ia bisa melihat dekat jendela, ia terkejut, karena hanya cahaya siang dan tembok saja yang nampak dihadapan jendela, ia lalu berkeluh kesah bahwa selama ini ia dibohongi oleh teman sekamarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawat itu hanya tersenyum dan mengatakan, " mungkin dia hanya ingin membuat anda gembira dan bersemangat, teman kamar anda itu buta sejak ia dirawat di kamar ini dan sudah meninggal pagi tadi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral yang bisa diambil dari kisah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah harta dan kebahagiaan yang tak ternilai harganya jika kita bisa membuat orang bahagia meskipun kita juga sedang dilanda kesedihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Tidak Diketahui&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112616266241863379?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112616266241863379/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112616266241863379' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112616266241863379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112616266241863379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/di-sebuah-kamar.html' title='Di sebuah kamar'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112616258132370388</id><published>2005-09-08T13:55:00.000+07:00</published><updated>2005-09-08T13:56:21.323+07:00</updated><title type='text'>Kata-kata bijak dari CEO kelas dunia</title><content type='html'>Takut akan kegagalan seharusnya tidak menjadi alasan&lt;br /&gt;untuk tidak mencoba sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan adalah Anda sendiri dan apa yang Anda&lt;br /&gt;lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frederick Smith,&lt;br /&gt;Pendiri Federal Express&lt;br /&gt;**************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejujuran adalah batu penjuru dari segala kesuksesan,&lt;br /&gt;Pengakuan adalah motivasi terkuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan kritik dapat membangun rasa percaya diri saat&lt;br /&gt;"disisipkan" diantara pujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;May Kay Ash,&lt;br /&gt;Pendiri Kosmetik Mary Kay&lt;br /&gt;**************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda dapat memimpikannya, Anda dapat&lt;br /&gt;melakukannnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah, semua ini diawali dengan seekor tikus,&lt;br /&gt;Tanpa inspirasi.... kita akan binasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walt Disney,&lt;br /&gt;Pendiri Walt Disney Corporation&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112616258132370388?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112616258132370388/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112616258132370388' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112616258132370388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112616258132370388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/kata-kata-bijak-dari-ceo-kelas-dunia.html' title='Kata-kata bijak dari CEO kelas dunia'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112616252144332568</id><published>2005-09-08T13:53:00.000+07:00</published><updated>2005-09-08T13:55:21.446+07:00</updated><title type='text'>Memuliakan Orang Tua</title><content type='html'>Allah SWT berfirman, ''Kami pesankan kepada manusia agar mereka menggauli kedua orang tua mereka dengan baik. Jika kedua orang tuanya menyuruhnya untuk berbuat syirik kepada-Ku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah ditaati. Ketahuilah, hanya kepada-Ku kalian semua akan dikembalikan. Lantas, akan Aku kabarkan apa pun yang telah kalian perbuat.'' (Al-Ankabut:8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, ''Sesungguhnya, dosa yang paling besar di sisi Allah adalah dosa seseorang yang melaknat kedua orang tuanya.'' Para sabahat bertanya, ''Bagaimanakah bentuknya seseorang itu melaknat kedua orang tuanya?'' Rasulullah SAW menjawab, ''Seseorang mengeluarkan kata-kata yang isinya mencela dan menghina keduanya.'' (HR Bukhari dari Abdullah bin Amr).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang paling dekat dalam kehidupan seseorang selain kedua orang tuanya. Keduanya adalah orang-orang yang telah berjasa besar dalam membesarkan dan menjaga seorang anak hingga dewasa. Kepayahan dan kegundahan orang tua seakan lenyap ketika melihat anak-anaknya gembira dan bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat sang ibu mengandung hingga akan melahirkan, ia rela dan ikhlas menahan rasa sakit yang tak terkira. Rasa sakit yang Al-Quran gambarkan hingga bertumpuk-tumpuk, ''Kami pesankan kepada segenap manusia agar memuliakan kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertumpuk-tumpuk. Setelah itu, ia mengasuh dan menyapihnya saat berusia dua tahun. Itu semua agar kalian bersyukur kepada-Ku dan kepada kedua orang tua kalian. Ketahuilah, sesungguhnya kalian pasti akan dikembalikan kepada-Ku.'' (Luqman: 14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada kebahagiaan yang orang tua akan rasakan selain jika melihat anak-anaknya tumbuh menjadi orang yang berbakti dan berbudi pekerti luhur dalam kehidupan. Tidak ada satu orang tua pun, yang berpikiran jernih, menginginkan anak-anaknya terjerembab dalam jurang kenistaan dan kesengsaraan. Mereka akan berusaha sekuat tenaga menjadikan anak-anaknya sebagai orang yang sukses dan bahagia dalam kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT menyebut balasan yang harus anak-anak berikan kepada orang tua dengan istilah 'syukur'. Anak-anak harus merasa 'bersyukur' dengan jasa-jasa yang orang tua telah berikan sebagaimana syukur seorang hamba kepada Allah SWT. Allah SWT tempatkan syukur kepada orang tua sebagai syukur kedua setelah syukur kepada Allah SWT. Hal itu mengindikasikan betapa syukur kepada orang tua adalah keharusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukur kepada orang tua sangat banyak ragamnya. Itu bisa dilakukan kapan pun dan di manapun. Bahkan, bakti dan syukur seorang anak pada orang tuanya tetap harus dilakukan ketika orang tua sudah meninggal. Bakti yang seperti ini dijalankan dengan selalu mendoakan mereka, dan melanggengkan tali silaturahim dengan teman-teman mereka. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Wallahu a'lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112616252144332568?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112616252144332568/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112616252144332568' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112616252144332568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112616252144332568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/memuliakan-orang-tua.html' title='Memuliakan Orang Tua'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112616238649899441</id><published>2005-09-08T13:44:00.000+07:00</published><updated>2005-09-08T14:07:20.283+07:00</updated><title type='text'>Bersiap menghadapai kehilangan</title><content type='html'>Bila Anda siap MENDAPATKAN, sudahkan Anda juga siap KEHILANGAN? Memang, ada beragam cara menyikapi kehilangan. Dari mulai marah-marah, menangis, protes pada takdir, hingga bunuh diri.Masih ingatkah Anda pada tokoh-tokoh ternama, yang tega membunuh diri sendiri hanya karena sukses mereka terancam pudar? Barangkali kisah yang saya adaptasi dari The Healing Stories karya GW Burns berikut ini, dapat memberikan inspirasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya sandang dan pangan.Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya. "Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok," gerutunya kecewa. Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah bank."Sebaiknya koin in Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno," kata teller itu memberi saran. Lelaki itupun mengikuti anjuran si teller, membawa koinnya kekolektor. Beruntung sekali, si kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini. Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya karena istrinya pernah berkata mereka tak punya tempat untuk menyimpan jambangan dan stoples. Sesudah membeli kayu seharga 30 dollar, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang. Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang pembuat mebel. Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu.Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 dollar kepada lelaki itu.Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya dan dapat menawarkannya mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Dia menukar kayu&lt;br /&gt;tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dia pun segera membawanya pulang. Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju. Kemudian&lt;br /&gt;mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Pada saat itu seorang perampok keluar dari semak-semak,mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.Istri si lelaki kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata, "Apa yang terjadi? Engkau baik saja kan?Apa yang diambil oleh&lt;br /&gt;perampok tadi?  Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, "Oh,bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, ada beragam cara menyikapi kehilangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita termasuk orang yang bijak menghadapi kehilangan dan sadar bahwa sukses hanyalah TITIPAN Allah. Benar kata orang bijak, manusia tak memiliki apa-apa kecuali pengalaman hidup. Bila Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112616238649899441?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112616238649899441/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112616238649899441' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112616238649899441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112616238649899441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/bersiap-menghadapai-kehilangan.html' title='Bersiap menghadapai kehilangan'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112615959541814738</id><published>2005-09-08T13:03:00.000+07:00</published><updated>2005-09-08T13:06:35.423+07:00</updated><title type='text'>IBUNDA, KENAPA ENGKAU MENANGIS?</title><content type='html'>Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. "Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak". "Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?" Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan". Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya. Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan. "Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?" Dalam mimpinya, Tuhan menjawab, "Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai&lt;br /&gt;perasaannya, melukai hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut&lt;br /&gt;olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan&lt;br /&gt;jantung agar tak terkoyak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan&lt;br /&gt;yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu kalau beliau masih hidup, karena di kakinyalah kita menemukan surga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112615959541814738?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112615959541814738/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112615959541814738' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112615959541814738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112615959541814738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/ibunda-kenapa-engkau-menangis.html' title='IBUNDA, KENAPA ENGKAU MENANGIS?'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112608070791784264</id><published>2005-09-07T15:09:00.000+07:00</published><updated>2005-09-07T15:11:47.980+07:00</updated><title type='text'>JANGAN MELIHAT KE BELAKANG</title><content type='html'>Niccolo Paganini, seorang pemain biola yang terkenal di&lt;br /&gt;abad 19, memainkan konser untuk para pemujanya yang memenuhi&lt;br /&gt;ruangan. Dia bermain biola dengan diiringi orkestra penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba salah satu senar biolanya putus. Keringat dingin&lt;br /&gt;mulai membasahi dahinya tapi dia meneruskan memainkan&lt;br /&gt;lagunya. Kejadian yang sangat mengejutkan senar biolanya yang&lt;br /&gt;lain pun putus satu persatu hanya meninggalkan satu senar, tetapi&lt;br /&gt;dia tetap main. Ketika para penonton melihat dia hanya&lt;br /&gt;memiliki satu senar dan tetap bermain, mereka berdiri dan&lt;br /&gt;berteriak,"Hebat, hebat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tepuk tangan riuh memujanya, Paganini menyuruh&lt;br /&gt;mereka untuk duduk. Mereka menyadari tidak mungkin dia dapat&lt;br /&gt;bermain dengan satu senar. Paganini memberi hormat pada para&lt;br /&gt;penonton dan memberi isyarat pada dirigen orkestra untuk meneruskan&lt;br /&gt;bagian akhir dari lagunya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mata berbinar dia berteriak, "Peganini dengan satu&lt;br /&gt;senar" Dia menaruh biolanya di dagunya dan memulai memainkan&lt;br /&gt;bagian akhir dari lagunya tersebut dengan indahnya. Penonton&lt;br /&gt;sangat terkejut dan kagum pada kejadian ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup kita dipenuhi oleh persoalan, kekuatiran, kekecewaan&lt;br /&gt;dan semua hal yang tidak baik. Secara jujur, kita seringkali&lt;br /&gt;mencurahkan terlalu banyak waktu mengkonsentrasikan pada&lt;br /&gt;senar kita yang putus dan segala sesuatu yang kita tidak dapat&lt;br /&gt;ubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda masih memikirkan senar-senar Anda yang putus&lt;br /&gt;dalam hidup Anda? Apakah senar terakhir nadanya tidak indah&lt;br /&gt;lagi?&lt;br /&gt;Jika demikian, janganlah melihat ke belakang, majulah&lt;br /&gt;terus, mainkan senar satu-satunya itu. Mainkanlah itu dengan&lt;br /&gt;indahnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112608070791784264?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112608070791784264/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112608070791784264' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112608070791784264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112608070791784264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/jangan-melihat-ke-belakang.html' title='JANGAN MELIHAT KE BELAKANG'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16450859.post-112606869528773096</id><published>2005-09-07T11:48:00.000+07:00</published><updated>2005-09-07T11:51:35.290+07:00</updated><title type='text'>Tujuh keajaiban Dunia</title><content type='html'>Sekelompok siswa belajar mengenai "Tujuh keajaiban Dunia". Pada akhir pelajaran, pelajar2 tersebut diminta untuk membuat daftar apa yang mereka pikir merupakan "Tujuh keajaiban Dunia" saat ini. Walaupun ada beberapa ketidaksesuaian, sebagian besar daftar berisi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Piramida besar di Mesir&lt;br /&gt;2.Tembok China&lt;br /&gt;3.Empire state building&lt;br /&gt;4.Taj Mahal&lt;br /&gt;5.Panama Canal&lt;br /&gt;6.St. Peter's Basilica&lt;br /&gt;7.Grand Canyon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mengumpulkan daftar pilihan, sang guru memperhatikan seorang pelajar, seorang gadis pendiam, yang belum mengumpulkan kertas kerjanya. &lt;br /&gt;Jadi sang guru bertanya kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya? &lt;br /&gt;Gadis pendiam itu menjawab, "ya, sedikit. Saya tidak bisa memilih karena sangat benyaknya." Sang guru berkata, "baik, katakan pada saya apa yang kamu miliki, dan mungkin saya bisa membantu kamu memilihnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca, "saya pikir Tujuh keajaiban Dunia adalah :&lt;br /&gt;1. bisa bersyukur, 2. bisa merasakan, 3. bisa tertawa, 4. bisa mendengar... (dia ragu lagi sebentar, dan kemudian melanjutkan ...), &lt;br /&gt;5. Bisa berbagi, 6. Bisa mencintai , 7. dan bisa dicintai"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang kelas tersebut sunyi seketika...&lt;br /&gt;alangkah mudahnya bagi kita untuk melihat pada eksploitasi manusia dan menyebutnya "keajaiban" sementara kita lihat lagi, semua yang telah Tuhan lakukan untuk kita, menyebutnya sebagai "biasa".&lt;br /&gt;Semoga kita hari ini diingatkan tentang segal hal yang betul-betul ajaib dalam kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukurlah untuk apa yang telah kita dapatkan sampai saat ini... karena itu sesungguhnya semua merupakan suatu keajaiban !!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16450859-112606869528773096?l=ayodonk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayodonk.blogspot.com/feeds/112606869528773096/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16450859&amp;postID=112606869528773096' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112606869528773096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16450859/posts/default/112606869528773096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayodonk.blogspot.com/2005/09/tujuh-keajaiban-dunia.html' title='Tujuh keajaiban Dunia'/><author><name>eternal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00817767234988944979</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://www.geocities.com/abadip/aing50kb.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry></feed>
